Alexander Marwata Akui Gagal Berantas Korupsi Selama 8 Tahun jadi Pimpinan KPK

- Jurnalis

Senin, 1 Juli 2024 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata (kiri) dan Kepala Biro Humas KPK Yuyul Andriati Iskak (kanan) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/11/2023).  (Sumber: suara.com)

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata (kiri) dan Kepala Biro Humas KPK Yuyul Andriati Iskak (kanan) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/11/2023). (Sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata secara pribadi mengakui bahwa ia merasa gagal dalam memberantas praktik korupsi selama delapan tahun menjabat sebagai pimpinan KPK.

Hal ini disampaikan Alexander saat rapat kerja antara KPK dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 1 Juli.

Alexander mengungkapkan bahwa ego sektoral di kalangan aparat penegak hukum menjadi hambatan besar dalam fungsi koordinasi dan supervisi.

“Kalau kami menangkap teman-teman jaksa, misalnya, tiba-tiba dari pihak kejaksaan menutup pintu koordinasi dan supervisi. Mungkin juga dengan kepolisian,” kata Alexander, dikutip dari tayangan YouTube DPR RI.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Alexander menegaskan bahwa kondisi ini membuat pemberantasan korupsi semakin sulit dilakukan.

Ia secara tegas menyatakan, “Dan saya harus mengakui secara pribadi delapan tahun ditanya, ‘apakah Pak Alex berhasil?’, saya tidak akan sungkan juga (menjawab) saya gagal memberantas korupsi bapak ibu sekalian. Gagal.”

Lebih lanjut, Alexander menyinggung soal indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia yang menunjukkan penurunan. Setelah sempat naik ke angka 40, kini indeks kembali turun ke angka 34.

Baca Juga :  Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya

Ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi belum diikuti oleh lembaga-lembaga lain secara efektif.

Alexander mencatat bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam mindset kelembagaan maupun individual mengenai integritas.

Selain itu, Alexander mencatat bahwa banyak orang kini tidak lagi takut melakukan korupsi karena mereka merasa tidak akan terdeteksi, dan jika ketahuan, masih banyak cara untuk bisa lolos.

Hal ini memperlihatkan tantangan besar dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Belum lagi ketika ketahuan masih banyak cara untuk bisa lolos,” pungkasnya.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Berita Terbaru