Anggotanya Tembak Pencuri TBS Kelapa Sawit Hingga Tewas, Polda Kalteng Beri Penjelasan

- Jurnalis

Minggu, 2 Juni 2024 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penembakan. [Antara]

Ilustrasi penembakan. [Antara]

 

1TULAH.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah menjelaskan kronologi penembakan yang menyebabkan seorang pria berinisial A meninggal dunia di Kotawaringin Timur (Kotim) pada Jumat, 31 Mei.

A diduga terlibat dalam pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik PT Sinar Cipta Cemerlang (SCC) di Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur. Menurut Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, tindakan tegas ini dilakukan setelah kawanan pelaku menyerang tim patroli gabungan dengan senjata tajam.

Peristiwa ini bermula ketika kepolisian bersama tim pengamanan PT SCC melakukan patroli di divisi V Wilayah II di lokasi perkebunan sawit PT SCC.

Saat patroli, tim menemukan sekelompok orang yang diduga sedang mencuri TBS kelapa sawit. Tim gabungan kemudian memberikan tembakan peringatan agar para pelaku meninggalkan area perkebunan. Namun, sekelompok orang tersebut justru melarikan diri ke dalam perkebunan.

Ketika tim patroli gabungan mengumpulkan barang bukti seperti dodos, lunjung, dan TBS, sekelompok orang kembali datang dan mengancam serta menyerang tim patroli.

Meskipun telah diberikan tembakan peringatan kedua, para pelaku tetap melakukan penyerangan dengan senjata tajam. Akibatnya, personel berinisial TA terpaksa melakukan tindakan kepolisian secara terukur terhadap A, yang terkena tembakan di bagian perut.

A segera dibawa ke rumah sakit namun kritis dan meninggal dunia saat dirujuk ke RS Bhayangkara. Menanggapi peristiwa ini, Polda Kalimantan Tengah telah membentuk tim gabungan dari Ditreskrimum dan Bidpropam untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.

Kombes Pol Erlan Munaji menambahkan bahwa anggota yang melakukan penembakan telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan. Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami kasus tersebut untuk memastikan semua prosedur dijalankan sesuai ketentuan.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban
Kecelakaan di Bukit Akap Seruyan Tengah, 3 Orang Meninggal Dunia, 2 Kritis
Tak Berkutik! Pengedar Jalan Hauling KM 1 PT TOP Diringkus Polsek Montallat, Belasan Paket  Sabu Gagal Edar
Gercep! Macan Satreskrim Polres Barut Ungkap Pelaku Pembobol Rumah di Rapen Raya
Ditinggal Ibadah, Rumah Milik Warga Jalan Rapen Raya Lingkar Kota Muara Teweh Dibobol Pencuri
Tak Pernah Habis, Polisi Barut Gagalkan Peredaran Lebih 1 Ons Sabu di Penginapan Baarakati
Usai Kunjungan Kepala BNNP Kalteng, Satresnarkoba Polres Barut Ringkus Pengedar Sabu Jalan Imam Bonjol 
Dugaan Korupsi Pengadaan Hewan Ternak, Kajari Barut Perkirakan Kerugian Negara Lebih dari Rp 1,2 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Minggu, 12 April 2026 - 20:02 WIB

Kecelakaan di Bukit Akap Seruyan Tengah, 3 Orang Meninggal Dunia, 2 Kritis

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:45 WIB

Tak Berkutik! Pengedar Jalan Hauling KM 1 PT TOP Diringkus Polsek Montallat, Belasan Paket  Sabu Gagal Edar

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:58 WIB

Gercep! Macan Satreskrim Polres Barut Ungkap Pelaku Pembobol Rumah di Rapen Raya

Senin, 16 Maret 2026 - 12:32 WIB

Ditinggal Ibadah, Rumah Milik Warga Jalan Rapen Raya Lingkar Kota Muara Teweh Dibobol Pencuri

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:24 WIB

Tak Pernah Habis, Polisi Barut Gagalkan Peredaran Lebih 1 Ons Sabu di Penginapan Baarakati

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:09 WIB

Usai Kunjungan Kepala BNNP Kalteng, Satresnarkoba Polres Barut Ringkus Pengedar Sabu Jalan Imam Bonjol 

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:29 WIB

Dugaan Korupsi Pengadaan Hewan Ternak, Kajari Barut Perkirakan Kerugian Negara Lebih dari Rp 1,2 Miliar

Berita Terbaru