1TULAH.COM – LinkedIn, sebuah platform profesional yang telah dikenal sebagai tempat untuk berurusan dengan kegiatan seputar pekerjaan, saat ini sedang memperluas jangkauannya ke dunia permainan. Sekarang, pengguna baik di perangkat mobile maupun desktop dapat menikmati tiga permainan berbeda: Pinpoint, Queens, dan Crossclimb.
Setiap pengguna diberikan kesempatan untuk bermain setiap permainan sekali sehari. Setelah sesi harian, mereka dapat melihat berbagai metrik seperti skor tertinggi, skor harian, serta papan peringkat yang menunjukkan siapa saja yang telah bermain. Permainan-permainan ini dapat diakses melalui bagian Berita LinkedIn dan Jaringan Saya di desktop, atau tab Jaringan Saya di ponsel.
Pinpoint adalah permainan asosiasi kata, di mana pengguna harus menebak kategori yang sesuai dengan lima kata yang diberikan. Tujuannya adalah menebak kategori dengan menggunakan sedikit kata yang mungkin.
Crossclimb menggabungkan elemen trivia dengan permainan kata yang cerdas. Pengguna diberikan petunjuk untuk sebuah kata, dan mereka harus membuat tangga kata dengan setiap entri berikutnya hanya berbeda satu huruf dari sebelumnya. Menyusun kata-kata dalam urutan yang benar akan mengungkap petunjuk untuk menebak entri terkunci berikutnya.
Sementara itu, Queens adalah permainan sudoku tanpa angka, di mana pengguna harus menempatkan ratu di kotak-kotak sedemikian rupa sehingga tidak ada ratu yang saling bersentuhan dan ada satu ratu di setiap baris dan kolom.
LinkedIn tidak mengenakan biaya untuk akses ke permainan ini. Sebaliknya, permainan-permainan ini tampaknya dirancang untuk mempertahankan keterlibatan pengguna dalam platform. Selain menampilkan skor tertinggi dan rekor harian, LinkedIn juga menunjukkan siapa saja yang telah bermain serta papan peringkat sekolah dan perusahaan.
“Ini adalah saatnya kita membuka lembaran baru dalam cara kita memperdalam dan menghidupkan kembali hubungan di tempat kerja, serta menempatkan kesenangan sebagai inti dari hal tersebut,” ungkap Lakshman Somasundaram, LinkedIn Product Director.






















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



