Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Bartim, Khusus di Desa Tuyau Beras 10 Kg Gratis, Kok Bisa?

- Jurnalis

Senin, 8 April 2024 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat kegiatan pasar murah di Bartim warga sangat antusias. Foto : 1tulah.com/zakirin

Saat kegiatan pasar murah di Bartim warga sangat antusias. Foto : 1tulah.com/zakirin

1tulah.com,TAMIANG LAYANG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) gelar Pasar Murah yang merupakan program gubernur kalteng untuk menekan inflasi, Minggu (07/04/2024).

Pasar di gelar pada dua lokasi yaitu desa Tuyau dan desa Ketab kecamatan Pematang Karau, sembako berupa Beras ukuran 10 Kg, Minyak goreng, Gula pasir, Telur, Bawang merah dan Bawang putih dengan nilai harga yang bersubsidi, murah dan terjangkau.

Namun ada yang menarik, harga beras yang sudah di subsidi Pemprov Kalteng dari harga Rp155.000 dengan harga jual sebesar Rp20.000, tetapi pada momen bulan suci Ramadhan Kepala dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Aster Bonawaty. SH, MH menyalurkan secara gratis kepada warga desa Ketab dan Desa Tuyau.

Di sela-sela kegiatan, Kadis Ketahanan Pangan Pemprov Kalteng saat diwawancarai awak media menjelaskan, kegiatan tersebut adalah program Gubernur Kalteng mengadakan Pasar Murah dengan tujuan menekan inflasi.

“Pada pagi hari ini kita melaksanakan Pasar Murah di desa Tuyau dan desa Ketab juga menerima program dari bapak Gubernur Kalimantan Tengah melalui kegiatan Pasar Murah,” ucap Aster.

Menurutnya kegiatan pasar murah ini kolaborasi dan menjadi tugas yang diserahkan oleh pak Gubernur kepada Dinas Perdagangan dan Ketahanan Pangan serta Bulog.

Baca Juga :  Kabar Baik bagi Tenaga Pendidik: DPRD Kalteng Pastikan Rekrutmen Guru ASN dan PPPK Terus Berlanjut

“Jadi kita memasarkan seperti juga tempat lain beras 10 Kg dengan harga Rp20.000 karena di situ ada subsidi dari pemerintah Rp155.000, sehingga masyarakat hanya membeli dengan dua harga Rp20.000,- kemudian ada juga kebutuhan pokok lainnya seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng, telur dan lain sebagainya,” ungkap Aster.

 

Aster juga menyebutkan, pasar murah tersebut dari dinas Ketahanan Pangan yang memfasilitasi dengan harga murah, harga dibawah pasar karena subsidi antara Rp5.000 sampai Rp10.000 setiap setiap komoditas.

“Keterlibatan dinas Perdagangan ini menyediakan berasnya bekerjasama dengan Bulog. Jadi program pemerintah, berasnya dari dinas Perdagangan dengan subsidi Rp155.000,-

Pada momen bulan suci Ramadhan, Aster Bonawaty menyalurkan zakat dengan membayar harga beras Rp20.000,- dari pasar murah tersebut, dan memberikan secara gratis ke warga desa Tuyau dan desa Ketab kecamatan Pematang Karau.

“Pada momen bulan suci Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriyah, saya mau membayarkan harga beras Rp20.000, pak Gubernur sudah memberikan subsidi dengan harga Rp155.000 dan saya Rp20.000,- Jadi harga beras ini gratis, dan saya juga ucapkan mohon maaf lahir batin,” tutur Aster.

Baca Juga :  Kunjungan BPKP Jadi Upaya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Sementara itu, Kepala desa Tuyau, Fahriyani Rahman saat diwawancarai awak media menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemprov Kalteng yang telah menggelar pasar murah di desanya.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini kami ucapkan terimakasih, karena warga kami masih banyak dari kalangan kelas menengah dan dengan adanya program ini sangat terbantu. Kami berharap program ini bisa berlanjut kedepannya,” harap Kades Tuyau.

Senada dengan Kades Ketab Aliansyah, ia dengan adanya kegiatan tersebut dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, mengingat kebutuhan pokok yang meningkat menjelang hari raya.

“Terimakasih kepada pemerintah provinsi khususnya Gubernur yang menjembatani, dan juga harapan kita mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini bisa membantu meringankan ekonomi yang kita ketahui pada saat ini cukup sulit dan semoga terus berlanjut apa lagi kalau geratis,” tutur Aliansyah.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh warga desa Ketab, Lenia menyampaikan terimakasih kepada Pemprov Kalteng dengan menggelar

Berita Terkait

Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin
Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri
Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim
Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?
Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri
Diduga Hina Program MBG dan Terima Suap, Dua ASN Kementerian PU di Luar Negeri Dipulangkan
Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati
Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:51 WIB

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:36 WIB

Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:58 WIB

Diduga Hina Program MBG dan Terima Suap, Dua ASN Kementerian PU di Luar Negeri Dipulangkan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:51 WIB

Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:31 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:40 WIB

Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan

Berita Terbaru