Begini Respons Ketua PBNU Terkait Dalih Sudah Telpon Allah dalam Tentukan Lebaran

- Jurnalis

Sabtu, 6 April 2024 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umat muslim jamaah Masjid Aolia bersiap untuk melaksanakan ibadah Shalat Idul Fitri di Giriharjo, Panggang, Gunung Kidul, D.I Yogyakarta, Jumat (5/4/2024) (sumber: suara.com)

Umat muslim jamaah Masjid Aolia bersiap untuk melaksanakan ibadah Shalat Idul Fitri di Giriharjo, Panggang, Gunung Kidul, D.I Yogyakarta, Jumat (5/4/2024) (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Jamaah Masjid Aolia di Gunung Kidul, Yogyakarta, saat ini sedang menjadi sorotan usai menyelenggarakan Idul Fitri pada Jum’at (5/4/2024). Terlebih dalih mereka berdasarkan ucapan tokoh agamanya yang mengaku telah menelepon Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT).

Tindakan tersebut kemudian mendapat kecaman dari Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrurrozi.

“Ini sungguh memprihatinkan, harus dicegah dan tidak boleh terulang kembali,” kata Gus Fahrur, sapaan akrabnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (6/3/2024).

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menegaskan umat Islam harus beribadah sesuai dengan ajaran agama yang benar dengan menggunakan ilmu dan akal sehat.

“Tidak boleh mempermainkan ajaran agama Islam dan berdalih telah berbicara langsung dengan Gusti Allah SWT,” ucapnya.

Baca Juga :  Kunjungan BPKP Jadi Upaya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Agama ujar Gus Fahrur, merupakan tuntunan dan ajaran yang berlaku untuk masyarakat umum, sehingga tidak dapat seseorang secara asal-asalan mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Allah SWT.

Menurutnya, hal semacam itu tidak sah dan tidak boleh dijadikan dasar tuntunan agama.

“Dasarnya ibadah dalam Islam harus sesuai tuntunan syariat yang dipahami dengan ilmu-ilmu standar ajaran agama Islam, yang sudah jelas dalil-dalilnya dan garis-garisnya. Semua harus ilmiah, rasional, dan dapat diuji keabsahannya oleh masyarakat umum,” ujarnya.

Gus Fahrur lalu mengimbau kepada masyarakat Muslim di Padukuhan Panggang, Gunung Kidul, untuk mengambil tuntunan agama Islam dari para ulama yang benar, bisa menjelaskan, bisa mempertanggungjawabkan ajarannya sesuai metode nalar syariat Islam yang sah, dan telah diterima oleh masyarakat dunia Islam secara luas.

Baca Juga :  Heriyus Tekankan Sportivitas dan Semangat Juang Kontingen FBIM

Selain itu ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tak mudah percaya terhadap seseorang yang sakti atau memiliki hubungan khusus dengan Allah tanpa memiliki ilmu yang sesuai, sebab menurutnya meskipun dapat dibuktikan dengan hal-hal ajaib, hal yang demikian juga dapat dilakukan oleh ahli sihir.

“Benar dan salah seseorang dalam ajaran agama Islam hanya boleh diukur dengan ketentuan-ketentuan syariat sesuai tuntunan Al-Qur’an, hadist, qiyas dan ijmak para ulama,” tutur Gus Fahrur.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri
Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim
Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?
Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri
Diduga Hina Program MBG dan Terima Suap, Dua ASN Kementerian PU di Luar Negeri Dipulangkan
Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati
Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal
Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:51 WIB

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:36 WIB

Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:51 WIB

Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:31 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:40 WIB

Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:15 WIB

Sakit Hati Mendiang Epy Kusnandar Didoakan ‘Mampus’, Karina Ranau Adukan Netizen ke Polres Jaksel

Berita Terbaru