Sering Gigit Kulit Tangan dan Jari? Mungkin Derita Dermatophagia, Ini Penjelasannya!

- Jurnalis

Jumat, 29 Maret 2024 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Banyak orang mempunyai kebiasaan menggigit kuku atau kadang-kadang mengunyah kulit di tangan dan jari mereka. Namun, jika kebiasaan tersebut terjadi secara terus-menerus dan berlebihan, itu bisa menunjukkan adanya dermatophagia.

Dermatophagia adalah gangguan obsesif-kompulsif di mana seseorang memiliki kebiasaan menggigit kulitnya sendiri. Orang dengan kondisi ini seringkali juga menunjukkan perilaku berulang lain yang berfokus pada tubuh. Kebiasaan ini dapat menyebabkan penebalan kulit di sekitar tangan dan kuku, serta meningkatkan risiko infeksi dan masalah kulit lainnya.

Baca Juga :  Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Gejala umum dermatophagia meliputi keinginan untuk memakan atau menggigit kulit sendiri, serta adanya pendarahan, perubahan warna, dan penebalan kulit di area yang digigit.

Meskipun penyebab dermatophagia tidak sepenuhnya dipahami, kondisi ini bisa terkait dengan kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif, atau depresi. Beberapa kondisi lain seperti penyakit Alzheimer, cacat intelektual, dan gangguan spektrum autisme juga bisa berkaitan dengan dermatophagia.

Baca Juga :  Tren "One Outfit, Multiple Activity": Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Ada beberapa opsi pengobatan untuk dermatophagia, termasuk pelatihan pembalikan kebiasaan, teknik decoupling, dan terapi perilaku kognitif. Diagnosis kondisi ini bisa rumit, dan seringkali dermatophagia didiagnosis bersamaan dengan gangguan obsesif-kompulsif.

Jika Anda menduga memiliki dermatophagia, penting untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama dokter kulit, untuk diagnosis dan pengobatan yang sesuai. Mereka dapat membantu mengidentifikasi masalah dan memberikan perawatan yang tepat untuk mengatasi kondisi ini.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru

Foto Ketua DPRD Barut, Hj Merry Rukaini

DPRD BARUT

Pimpinan dan Anggota DPRD Barut Hadir dalam Rakor KPK

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:57 WIB