Tindaklanjuti Keluhan Warga LPG Bersubsidi Mahal, Pertamina Kalteng Sidak Agen Pangkalan dan Kios Eceran di Muara Teweh

- Jurnalis

Kamis, 28 Maret 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pertamina Kalteng bersama Disperindag, Polisi dan Satpol PP, saat meninjau kios pedagang eceran di jalan Sengaji hilir, Kamis (28/3/2024).Foto.Deni/1tulah.com

Tim Pertamina Kalteng bersama Disperindag, Polisi dan Satpol PP, saat meninjau kios pedagang eceran di jalan Sengaji hilir, Kamis (28/3/2024).Foto.Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh- Menindaklanjuti keluhan warga terkait mahalnya LPG bersubsidi 3 kg, Pertamina Kalteng, melakukan sidak di Kota Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah, Kamis 28 Maret 2024.

Pertamina Kalteng di pimpin Branch Manager (SBM) Wilayah Barito, M Ridho Hasbullah, didampingi Kepala Disperindag Barut, Dewi Handayani dan tim, Kabag Perekonomian serta aparat Kepolisian Barito Utara dan Satpol PP.

Sidak dilakukan di 4 agen yang ada di Muara Teweh, termasuk pangkalan dan juga sejumlah pedagang atau kios eceran. Hal ini dilakukan guna mengetahui harga jual yang dikeluhkan warga masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) barito Utara, Dewi Handayani saat sidak meminta pihak agen melaporkan distribusi LPG bersubsidi setiap hari ke pangkalan. Hal ini guna mengetahui dan mudahnya mereka memantau distribusi.

“Sebagian ada yang melaporkan namun juga ada yang tidak melaporkan. Kami juga mempertanyakan masih banyaknya pangkalan yang tutup dan jarang buka. Kami juga sering dilaporkan warga jika masih ada pangkalan menjual diatas harga HET. Makanya nanti pangkalan dilaporkan mesti dikunjungi,” kata Dewi Handayani.

Baca Juga :  Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Dari laporan Agen dan juga pangkalan, melambungnya harga LPG bersubsidi 3 kg ada permainan pelangsir. Mereka membeli ke sejumlah pangkalan di dalam Kota Muara Teweh, lalu di jual kembali.

Hal ini terungkap saat tim Pertamina Kalteng bersama Disperindag, polisi dan Satpol PP mengunjungi sejumlah pedagang atau kios eceran. Fakta ditemukan stok LPG yang ada di kios eceran berasal dari berbagai Agen. Harga jual bervariasi, dari harga penjualan nRp40 ribu sampai harga Rp48 ribu per tabung.

Branch Manager (SBM) Wilayah Barito, M Ridho Hasbullah mengatakan, terkait pangkalan yang sering tutup dan jarang buka segera dilaporkan ke pihaknya untuk bisa dilakukan evaluasi. Ridho juga berjanji untuk memberikan data seluruh pangkalan yang ada di Barito Utara.

Baca Juga :  Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

“Harga yang mahal ditingkat eceran. Masalah ini bisa diatasi oleh daerah dengan menurunkan Satgas atau Pemkab bisa mengatur regulasi ditingkat pedagang eceran.

“Kalau ditutup atau dihentikan pedagang eceran artinya kita menutup orang berusaha. Tetapi ada solusi lain, Pemkab bisa menerapkan HET ditingkat eceran dan itu saran dari kami pertamina. Kalau tugas kami memastikan kelancaran distribusi,” kata M Ridho.

Sidak dilakukan pihak Pertamina Kalteng bersama, Disperindag, polisi dan Satpol PP tidak saja dilakukan di dalam Kota Muara Teweh, melainkan hingga ke Desa Sikui di Kecamatan Teweh Baru.(*)

 

 

Penulis : Deni Hariadi

Editor : Adi

Berita Terkait

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi
Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:05 WIB

LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Berita Terbaru

Sekda Mura, Lynda Kristiane, saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Jamkrida Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring melalui Zoom dari Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (30/10/2026).

Berita

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB