1TULAH.COM – Dalam Islam, mandi wajib diperlukan untuk membersihkan diri dari hadast besar seperti haid, nifas, atau hubungan suami istri. Setiap Muslim yang mengalami kondisi tersebut disarankan untuk membersihkan diri, terutama sebelum memulai ibadah puasa Ramadan.
Mayoritas ulama dari empat mazhab mengizinkan mandi wajib dilakukan hingga setelah terbit fajar karena tidak mempengaruhi sah atau tidaknya puasa, sesuai dengan hadis yang disampaikan oleh Aisyah RA dan Ummu Salamah RA. Mereka menyebutkan bahwa Nabi Muhammad saw. pernah mandi junub setelah waktu Subuh karena berhubungan suami istri, dan kemudian tetap berpuasa.
Waktu yang paling baik untuk mandi wajib adalah sebelum waktu Subuh, meskipun dapat ditunda hingga setelah terbit fajar. Namun, disarankan untuk segera mandi sebelum Subuh atau sebelum fajar terbit, seperti yang disampaikan oleh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki.
Penulis : Laili R

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)







![Helikopter Black Hawk VH-UHG milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara (water boombing) di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/karhutla-kalteng-parah-225x129.jpg)













![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

