1TULAH.COM – Polusi udara dapat berdampak negatif pada kesehatan mata, tidak hanya pada sistem pernapasan. Mata juga rentan terhadap kekeringan, konjungtivitis, dan bahkan penurunan daya penglihatan akibat polusi udara. Dr. Neeraj Shah, kepala petugas medis di Layanan Katarak, Kornea & Refraktif di Rumah Sakit Mata Sankaran, Jaipur, menekankan perlunya upaya ekstra untuk melindungi kesehatan mata saat polusi udara mencapai tingkat ekstrim.
Polusi udara yang ekstrem dapat menyebabkan berbagai masalah mata, termasuk mata kering, konjungtivitis, alergi mata, mata merah, peningkatan produksi air mata, pembengkakan kelopak mata, dan penglihatan kabur. Untuk mengurangi risiko ini, Dr. Shah menyarankan beberapa langkah pencegahan:
1. Menggunakan pelindung mata, seperti kacamata, yang sesuai dengan tingkat polusi udara di sekitar Anda. Pilih pelindung yang paling aman dan tidak membiarkan polutan masuk ke mata.
2. Menjaga kebersihan yang mendasar, termasuk mencuci tangan secara teratur untuk mencegah tangan yang kotor mengenai mata. Hindari menggosok mata terlalu sering, terutama saat berada di luar ruangan.
3. Segera berkonsultasi dengan dokter mata jika mengalami gejala infeksi seperti mata merah, gatal, terbakar, bengkak, atau penglihatan kabur. Hindari pengobatan mandiri karena dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut.
Faktor lingkungan memiliki pengaruh besar pada kesehatan kornea mata, bagian yang sangat sensitif dan hanya dilindungi oleh lapisan tipis air mata prakornea. Oleh karena itu, memberikan perlindungan tambahan pada mata dapat membantu mencegah berbagai masalah mata akibat polusi udara, seperti iritasi dan peradangan, terutama jika polusi udara berupa karbon dioksida, nitrogen, dan partikel-partikel yang dapat menyebabkan iritasi.
Penulis : Laili R


![Sheila on 7 dikenal sebagai salah satu band yang loyal dengan penggemarnya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/so7-360x200.jpg)
![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)





![Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Cahyono (ketiga kiri), dan Serda Edi Sudarko (kedua kanan) tiba untuk menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (29/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/tom]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/anggota-bais-maaf-225x129.jpg)





![Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Cahyono (ketiga kiri), dan Serda Edi Sudarko (kedua kanan) tiba untuk menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (29/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/tom]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/anggota-bais-maaf-360x200.jpg)



![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



