Simak Cara Aman Minum Air yang Mengandung Partikel Nanoplastik

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2024 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi minum air putih. (Pexels/Maurício Mascaro)

Ilustrasi minum air putih. (Pexels/Maurício Mascaro)

1TULAH.COM – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rata-rata terdapat 240.000 partikel plastik sangat kecil, termasuk nanoplastik dan mikroplastik, dalam kemasan botol. Namun, ada kabar baik, yaitu ada cara sederhana untuk menghilangkan nanoplastik dari air sehingga lebih aman untuk diminum.

Menurut laporan dari Live Science, sebuah studi yang diterbitkan di Environmental Science and Technology Letters menemukan bahwa merebus air selama lima menit dapat mengurangi hingga 90% kandungan mikroplastik.

Para peneliti menjelaskan bahwa tradisi kuno merebus air, yang sering dilakukan di beberapa negara Asia karena dianggap bermanfaat bagi kesehatan manusia, dapat menghilangkan beberapa bahan kimia dan sebagian besar zat biologis. Namun, masih belum jelas apakah merebus air efektif dalam menghilangkan nanoplastik dan mikroplastik dari air keran.

Baca Juga :  Tren "One Outfit, Multiple Activity": Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Dalam studi tersebut, para ahli menggunakan sampel air keran yang mengandung banyak mineral umum serta tiga jenis senyawa mikroplastik yang sering ditemukan, yaitu polistiren, polietilen, dan polipropilena.

Setelah merebus air selama lima menit dan didiamkan hingga dingin, para peneliti mencatat penurunan drastis jumlah mikroplastik. Pada air yang lebih keras, penurunan jumlah mikroplastik bahkan mencapai hampir 90%, karena kalsium karbonat dalam air menjadi padat pada suhu tinggi, sehingga menjebak partikel plastik di dalamnya.

Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa penelitian mengenai dampak mikroplastik terhadap kesehatan manusia masih terbatas dan belum terlalu kuat, beberapa jenis plastik telah terbukti berpotensi membahayakan kesehatan manusia, seperti menyebabkan peradangan dan mengurangi kesuburan.

Baca Juga :  Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Menurut Dr. Meryl “Mimi” Kallman, seorang dokter dan ahli kesehatan, konsumsi mikroplastik dari makanan atau minuman dapat menyebabkan inflamasi atau peradangan. Beberapa penelitian bahkan menemukan keberadaan mikroplastik dalam darah manusia, yang dapat meningkatkan risiko inflamasi.

Meskipun demikian, efek jangka panjang dari paparan mikroplastik terhadap kesehatan manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut, karena fenomena ini masih dalam tahap penelitian dan pemahaman yang terus berkembang.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru

Foto Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Merry Rukaini

DPRD BARUT

Ketua DPRD Barito Utara Ikut Hadiri Kunjungan Pemkab ke KPK RI

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:34 WIB