1TULAH.COM-Pengacara kondang tanah air, Hotman Paris Hutapea, kembali mencuri perhatian publik. Pada Jumat (17/7/2026), Hotman menyambangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dengan gaya khasnya yang glamor dan penuh sorotan.
Kehadiran Hotman di markas Korps Adhyaksa tersebut memicu tanda tanya besar, terutama di tengah bergulirnya kasus korupsi kakap yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Gaya Nyentrik dan Keistimewaan Hotman Paris di Kejagung
Hotman Paris tiba di Gedung Bundar Kejaksaan Agung dengan mengendarai mobil mewah Lexus bernomor polisi ikonik, B 666 HOT.
Tak seperti tamu atau pengacara pada umumnya yang harus turun di area lobi luar, Hotman mendapatkan “hak istimewa”. Mobil mewahnya diperbolehkan langsung turun dan memarkir di area basement Gedung Bundar Kejagung.
Begitu turun dari mobil, pengacara yang gemar mengoleksi cincin berlian ini tampil mencolok mengenakan setelan jas bling-bling khasnya. Dalam kunjungan kali ini, Hotman tidak sendiri; ia tampak didampingi oleh rekannya, Indra Haposan Sihombing.
Mengaku “Hampir” Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Ketika dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai maksud dan tujuannya mendatangi Kejagung, Hotman Paris masih enggan membeberkan secara detail kasus apa yang sedang ia tangani. Namun, ia memberikan pernyataan mengejutkan saat ditanya apakah kedatangannya berkaitan dengan mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
“Hampir, hampir,” ujar Hotman singkat saat ditemui di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026).
Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa dirinya hampir saja ditunjuk sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah, yang saat ini tengah terjerat kasus hukum berat.
Lebih lanjut, Hotman juga mengaku bahwa agenda utamanya hari itu adalah untuk melakukan pertemuan dengan pejabat Jampidsus yang menjabat saat ini.
“(Mau ketemu) Jampidsus entar,” tambah Hotman sebelum berlalu masuk ke dalam gedung.
Kilas Balik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Nama Febrie Adriansyah belakangan ini memang menjadi sorotan tajam setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam tiga kasus korupsi sekaligus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap keterlibatan Febrie dalam tiga perkara besar, yaitu:
-
Dugaan gratifikasi pada PT Asabri
-
Kasus pengadaan batu bara PLTU di sejumlah wilayah
-
Kasus korupsi di PT Krakatau Steel
Temuan Fantastis: Emas 74 Kg dan Tumpukan Uang Asing
Penetapan status tersangka terhadap Febrie dilakukan setelah aparat kepolisian melakukan serangkaian penggeledahan di beberapa lokasi strategis, termasuk di Cafe de’Clan dan sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Jawa Barat.
Dari penggeledahan tersebut, penyidik menemukan bukti-bukti yang sangat fantastis, di antaranya:
-
Tumpukan uang tunai dalam pecahan mata uang asing bernilai miliaran rupiah.
-
Emas batangan dengan berat total mencapai 74 kilogram.
Pihak Kejaksaan Agung sendiri sebelumnya telah memastikan bahwa proses hukum terhadap Febrie Adriansyah akan terus berjalan secara transparan dan profesional, meskipun perkara ini melibatkan mantan pejabat tinggi di internal Kejagung sendiri. Kehadiran Hotman Paris di Kejagung hari ini tentu menambah babak baru yang menarik untuk diikuti dalam pusaran kasus megakorupsi ini. (Sumber:Suara.com)







![Petugas saat menata produk Beras di KDMP di Sampangan semarang [Ilma Latif/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/koperasi-kdm-225x129.jpg)








![Petugas saat menata produk Beras di KDMP di Sampangan semarang [Ilma Latif/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/koperasi-kdm-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

