1tulah.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menegaskan pentingnya peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.
Hal tersebut disampaikan Bupati Murung Raya Heriyus melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya, Sarwo Mintarjo, saat menghadiri pembekalan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Palangka Raya (UPR) secara virtual, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti para camat serta pemerintah desa yang menjadi lokasi penempatan KKN dan dipusatkan dari Aula A Kantor Bupati Murung Raya.
Dalam arahannya, Sarwo Mintarjo menekankan bahwa pembekalan menjadi tahapan penting untuk menyelaraskan program kerja mahasiswa dengan prioritas pembangunan di tingkat desa. Menurutnya, sinkronisasi tersebut diperlukan agar kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat. “Kesempatan kali ini dilaksanakan agar lebih mematangkan persiapan KKN, sehingga para mahasiswa bisa bekerja dengan baik nanti, serta program kerja dapat disinkronkan dengan kebutuhan riil masyarakat setempat,” ujarnya.
Ia berharap, para mahasiswa mampu beradaptasi dengan kondisi sosial masyarakat, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, serta menghadirkan program-program yang inovatif dan solutif selama masa pengabdian.
Kegiatan pembekalan ini diikuti sekitar 121 mahasiswa Program Pengenalan Lapangan (PPL) KKN dan enam Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Diskusi yang dipandu Moderator Dr. Lingua Usop tersebut juga membahas kesiapan teknis pelaksanaan KKN di lapangan.
Diketahui, sebanyak 121 mahasiswa dibagi ke dalam 10 kelompok yang akan ditempatkan di sejumlah desa dan kelurahan pada empat kecamatan di Kabupaten Murung Raya, yakni Kecamatan Tanah Siang, Tanah Siang Selatan, Uut Murung, dan Sungai Babuat.
Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pengabdian yang tepat sasaran. (Sur)























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

