1TULAH.COM – Polres Tanah Laut, jajaran Polda Kalimantan Selatan, berhasil mengungkap 14 kasus narkotika jenis sabu selama periode 1 Februari hingga 7 Maret 2026.
Pengungkapan ini disertai pemusnahan barang bukti sebagai langkah menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, menyatakan bahwa penindakan ini tidak hanya berfokus pada jumlah kasus, tetapi juga dampak sosial yang berhasil dicegah.
Dari total kasus tersebut, polisi menetapkan 20 tersangka, terdiri dari 19 laki-laki dan satu perempuan, dengan sebagian besar perkara ditangani langsung oleh Polres dan satu kasus oleh Polsek Kintap.
Barang bukti yang diamankan meliputi sabu seberat 656,59 gram, uang tunai Rp12 juta, satu unit mobil, serta delapan sepeda motor yang diduga terkait aktivitas peredaran narkotika.
Selama bulan Ramadhan, aparat juga mengungkap tujuh kasus tambahan dengan 10 tersangka.
Kasat Resnarkoba, M Firmansyah Baso, menjelaskan bahwa dari pengungkapan selama Ramadhan, sabu yang diamankan mencapai 594,84 gram.
Dengan asumsi penggunaan 0,20 gram per orang, sekitar 16.250 jiwa diperkirakan dapat terselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, nilai ekonomis barang bukti yang mencapai sekitar Rp820 juta menunjukkan besarnya potensi kerugian yang berhasil dicegah.
Pemusnahan sabu seberat 648,77 gram juga menjadi bukti komitmen kepolisian agar barang haram tersebut tidak kembali beredar di masyarakat.
Penulis : Dedy Hermawan























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

