Pasokan Bapok di Kalteng Aman Jelaskan Ramadan, Pemprov Siap Mengantisipasi

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko bersama tim gabungan saat melakukan pemantauan harga disejumlah pasar di Kota Palangka Raya

Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko bersama tim gabungan saat melakukan pemantauan harga disejumlah pasar di Kota Palangka Raya

1TULAH.COM, Palangkaraya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memastikan ketersediaan stok bahan pokok (bapok) di wilayah setempat terpantau aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menyatakan hal ini usai memimpin tim gabungan melakukan pemantauan harga dan stok pangan jelang Ramadhan 2026, Kamis (5/2/2026).

Pemprov Kalteng siap menghadapi Ramadan dengan memastikan ketersediaan bapok yang cukup untuk masyarakat. Pemantauan harga dan stok pangan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapok di pasaran.

Pemantauan dilakukan di sejumlah titik strategis, seperti Pasar Besar, Pasar Kahayan, SPBU, pangkalan LPG, hingga gudang Bulog.

“Berdasarkan pemantauan kami di gudang Bulog, stok pangan dipastikan aman untuk empat sampai enam bulan ke depan. Begitu juga dengan stok beras medium di pedagang besar yang terpantau cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Ramadan nanti,” ujar Yuas Elko.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital melalui Pelatihan Platform Layanan Terintegrasi

Meski stok secara umum stabil, Yuas memberikan catatan khusus terhadap komoditas cabai rawit dan cabai merah yang mulai mengalami kenaikan harga cukup signifıkan, yakni berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram

Selain cabai, perhatian serius juga tertuju pada harga LPG 3 kilogram di tingkat pengecer.

Yuas mengungkapkan keprihatinannya atas harga gas subsidi yang mencapai Rp35.000 hingga Rp38.000 di wilayah kota, bahkan menembus Rp50.000 sampai Rp60.000 di daerah pedalaman.

“Sesuai arahan, kami ingin mendorong pemerintah kabupaten/kota agar dapat menciptakan inovasi kebijakan terkait penetapan harga di tingkat pengecer yang dihitung berdasarkan jarak angkut. Misalnya, dari pangkalan ke pengecer di desa A atau desa B memiliki standar harga yang jelas agar tidak terjadi lonjakan liar,” tegasnya.

Baca Juga :  Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Lebih lanjut, Yuas mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi borong atau panic buying dan tetap berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan.

Pemerintah Provinsi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga berencana menggelar pasar murah atau pasar penyeimbang guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Pemantauan ini akan terus dilakukan secara rutin oleh TPID bersama unsur Forkopimda, instansi vertikal seperti BPS, Bank Indonesia, serta perangkat daerah terkait sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri guna memastikan inflasi di Kalteng tetap terkendali,” tutup Yuas.

Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng Norhani, Plt Ketahanan Pangan Agus Candra, Kepala Kantor Bulog Kalteng Budi Sultika, Polda Kalteng, Pangdam serta pihak terkait lainnya.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Hanif Faisol Kerahkan 175 Regu Pemadam, Penanganan Karhutla Palangka Raya Ditargetkan Tuntas Dua Pekan
Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Evaluasi Karhutla Kalteng, Penanganan dan Perlindungan Warga Diperkuat
Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital melalui Pelatihan Platform Layanan Terintegrasi
Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya
Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Hanif Faisol Kerahkan 175 Regu Pemadam, Penanganan Karhutla Palangka Raya Ditargetkan Tuntas Dua Pekan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Evaluasi Karhutla Kalteng, Penanganan dan Perlindungan Warga Diperkuat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital melalui Pelatihan Platform Layanan Terintegrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Berita Terbaru

Sekda Mura, Lynda Kristiane, saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Jamkrida Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring melalui Zoom dari Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (30/10/2026).

Berita

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB