Jalan Poros Rusak Hambat Ekonomi, Warga Desa Kebun Agung Mengadu ke DPRD Kalteng

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Legislator DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Okki Maulana. Foto:Dok/1tulah.com

Legislator DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Okki Maulana. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Infrastruktur dan pendidikan tetap menjadi rapor utama yang perlu dibenahi di wilayah pelosok Kalimantan Tengah.

Juru Bicara Legislator Dapil III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Okki Maulana menyuarakan serangkaian aspirasi mendesak dari warga Desa Kebun Agung, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Dalam laporannya yang mencakup wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara, dan Lamandau, Okki menegaskan bahwa perbaikan akses jalan dan sarana belajar adalah kunci utama untuk menjamin stabilitas ekonomi serta sosial masyarakat setempat.

Aksesibilitas: Keluhan Utama di Desa Kebun Agung

Masalah jalan poros desa menjadi sorotan tajam. Sebagai urat nadi aktivitas harian, kondisi jalan yang rusak di beberapa titik strategis dinilai sangat menghambat mobilitas warga dalam mendistribusikan hasil bumi maupun akses layanan kesehatan.

“Kondisi jalan poros yang rusak sangat menghambat mobilitas masyarakat. Selain itu, warga di RT 7 dan RT 8 secara khusus mengusulkan peningkatan jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 500 meter,” ujar Okki Maulana pada Minggu (25/1/2026).

Baca Juga :  Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang

Tak hanya perbaikan jalan, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jembatan penghubung. Keberadaan jembatan ini dianggap vital untuk memperlancar arus transportasi barang dan jasa yang menjadi penggerak ekonomi desa.

Investasi Masa Depan: Fasilitas Pendidikan SD hingga SMP

Selain infrastruktur fisik jalan, sektor pendidikan di Desa Kebun Agung memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Okki menyebutkan bahwa fasilitas belajar mengajar di tingkat SD dan SMP masih jauh dari kata ideal.

Beberapa poin usulan di bidang pendidikan meliputi:

  • Mebeulair Sekolah: Pengadaan meja dan kursi sekolah yang layak.

  • Peningkatan Fasilitas Umum: Renovasi dan penambahan sarana penunjang di sekolah agar setara dengan fasilitas di wilayah perkotaan.

  • Pendidikan Keagamaan: Usulan bantuan perbaikan atap Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) melalui pengadaan seng untuk mengganti bagian yang sudah bocor.

Baca Juga :  Raisa Komentar "Kue Putu" di Unggahan Mathis Molinie, Sinyal Kedekatan Makin Kuat?

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Masyarakat berharap pemerintah dapat melengkapi sarana yang ada agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman,” tegas Okki.

Fokus Pembangunan Dapil III Kalteng

Aspirasi dari Desa Kebun Agung ini diharapkan menjadi prioritas dalam rencana kerja pemerintah provinsi maupun kabupaten. Mengingat Kecamatan Pangkalan Banteng merupakan wilayah potensial, dukungan infrastruktur akan memberikan dampak domino pada kesejahteraan warga.

Perjuangan Okki Maulana di legislatif merupakan jembatan bagi warga Desa Kebun Agung untuk mendapatkan hak fasilitas dasar yang layak.

Harapannya, sinergi antara usulan masyarakat dan kebijakan pemerintah dapat segera mewujudkan perbaikan jalan serta peningkatan kualitas pendidikan di Pangkalan Banteng. (Ingkit)

Berita Terkait

Barito Utara Siapkan Pembangunan Tiga Jembatan Senilai Rp457 Miliar, Ditargetkan Konektivitas Maksimal 2029
Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja
Pemkab Murung Raya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersama KPK
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun
Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran
Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas
Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Barito Utara Siapkan Pembangunan Tiga Jembatan Senilai Rp457 Miliar, Ditargetkan Konektivitas Maksimal 2029

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:32 WIB

DPRD Barito Utara Bahas Penganggaran Tahun Jamak dan Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna

Berita Terbaru