1TULAH.COM, Muara Teweh – Manajemen perusahaan batu bara PT Batubara Duaribu Abadi (PT BDA) berkomitmen terus intens bersinergi dengan Pemkab Barito Utara (Barut), Kalteng, dalam menjalankan aktivitas pertambangannya di daerah setempat.
Hal itu terungkap sesuai komitmen manajemen PT BDA menepati janji bertemu Bupati Barut H Shalahuddin, pada Kamis sore, 15 Januari 2026.
Pertemuan PT BDA dengan Bupati H Shalahuddin menyikapi adanya teguran bupati terhadap pelaksanaan operasional saluran pembuangan air di jalan hauling perusahaan yang mengantongi izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) itu. Di mana diduga berdampak pada rusaknya jalan milik Pemkab Barut di sepanjang kilometer 30 hingga 35 Desa Sikui, Teweh Timur.
Manajer Lingkungan PT BDA, Ardian, menyatakan pertemuan pihaknya bersama Bupati H Shalahuddin telah sepakat terkait tanggung jawab pihaknya atas masalah yang muncul.
“Kami diwajibkan memperbaiki kondisi jalan agar lebih baik, ke depannya juga terkait kerja sama dapat lebih baik dengan pihak PUPR untuk proses maintenance Jalan Benangin sepanjang KM 30 hingga 35,” katanya.
Ardian bilang, pihaknya sudah melakukan proses perbaikan saat ini, di lokasi yang menjadi sebab persoalan.
“Kami sedang melakukan perbaikan di lapangan. Beberapa lubang saluran yang bisa menimbulkan aliran air itu masuk ke jalan dan saat kemarin belum ditutup, saat ini sedang proses dilakukan perbaikan,” ujarnya.
Ardian juga memastikan PT BDA siap bekerja sama dengan PUPR Barut mengenai keharusan seperti apa nantinya teknis perbaikan yang sesuai diharapkan pemkab.
“Kita akan bekerja sama dengan pihak PUPR, karena kebutuhan PUPR seperti apa, parit dalamnya seperti apa, hanya pihak PUPR yang lebih tahu teknisnya. Nanti kami menyediakan alatnya,” ucapnya Ardian.
Sementara, Bupati H Shalahuddin menegaskan komitmen PT BDA dalam merawat infrastruktur milik pemerintah setelah melakukan pertemuan dengan dirinya dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan.
“Mereka siap memperbaiki, tapi secara aturan kita tetap menurunkan Dinas Lingkungan Hidup untuk terus mengevaluasi secara keseluruhan, takutnya nanti ada hal hal lain lagi, mereka juga sudah meminta maaf setelah PUPR ditugaskan mengambil tindakan,” ujar Bupati H Shalahuddin.
Tak sebatas masalah tersebut, Bupati H Shalahuddin meminta komitmen PT BDA, untuk berjanji tetap akan melakukan koreksi beberapa waktu ke depan.
“Jadi ini kita evaluasi lagi, kita koreksi. Kita ingin jangan diulangi kembali. Kalau tidak kita koreksi nanti bisa terulang kembali, nanti beberapa minggu kita surat tugaskan DLH mengevaluasi,” pungkas Bupati H Shalahuddin.
Editor: Aprie
























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

