DPRD Kalteng Dapil V Kawal Usulan Pembangunan di Desa Saka Batur Kapuas

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Daerah Pemilihan (Dapil) V DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Fazariah Kamayanti.Foto:Dok/1tulah.com

Juru Bicara Daerah Pemilihan (Dapil) V DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Fazariah Kamayanti.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Juru Bicara Daerah Pemilihan (Dapil) V DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Fazariah Kamayanti, memaparkan sejumlah poin krusial hasil serap aspirasi masyarakat di Balai Desa Saka Batur, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.

Dalam reses tersebut, masyarakat yang mencakup wilayah Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau menyampaikan berbagai usulan prioritas yang menyentuh sektor pertanian, infrastruktur, hingga pemberdayaan perempuan.

Fokus Pertanian: Modernisasi Alat dan Bibit Sayuran

Sektor pertanian menjadi fokus utama warga Desa Saka Batur. Noor Fazariah mengungkapkan bahwa kelompok tani setempat sangat membutuhkan dukungan sarana dan prasarana (sarpras) untuk menunjang produktivitas lahan mereka.

“Masyarakat mengajukan usulan bantuan alat kultivator untuk olah tanah, khususnya dalam kegiatan penanaman sayuran.

Selain itu, warga juga mengharapkan adanya pemberian bibit sayuran seperti kacang panjang, lombok (cabai), dan jenis sayuran lainnya,” ujar Noor Fazariah pada Rabu (7/1/2026).

Pemberian bantuan ini dinilai vital agar pertanian rakyat tidak lagi dikelola secara tradisional, melainkan mulai beralih ke mekanisasi yang lebih efisien.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Peningkatan Infrastruktur: Pengaspalan Jalan Poros Desa

Selain pertanian, aksesibilitas menjadi keluhan yang nyata di lapangan. Warga mengusulkan agar pemerintah daerah segera melakukan peningkatan infrastruktur jalan poros desa.

Saat ini, kondisi jalan dari wilayah RT. 02 sampai dengan RT. 07 masih berupa permukaan batu. Masyarakat berharap permukaan jalan tersebut dapat ditingkatkan menjadi aspal.

“Perbaikan jalan ini diharapkan dapat mempermudah akses mobilitas warga dan memperlancar pengangkutan hasil pertanian menuju pasar. Infrastruktur yang baik adalah kunci pertumbuhan ekonomi desa,” tambahnya.

Pemberdayaan Posyandu dan Kelompok Perempuan

Di bidang kesehatan dan kesejahteraan, perhatian khusus diberikan kepada ibu-ibu kelompok Posyandu. Mereka mengusulkan adanya kegiatan pelatihan dan pembinaan keterampilan secara rutin.

Tujuan dari usulan ini adalah untuk:

  • Menggiatkan kembali aktivitas anggota Posyandu.

  • Meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan dasar kesehatan.

  • Mendorong kemandirian ekonomi kelompok perempuan di tingkat desa.

Baca Juga :  KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Kendala Kartu Tani: Petani Sulit Dapatkan Pupuk

Salah satu masalah mendesak yang ditemukan di lapangan adalah tidak aktifnya Kartu Tani. Noor Fazariah mencatat banyak anggota kelompok tani yang mengeluh karena tidak bisa menerima bantuan pupuk bersubsidi akibat kendala administrasi ini.

“Kelompok tani mengajukan permasalahan terkait kartu tani yang tidak aktif. Hal ini sangat merugikan karena mereka jadi terhambat dalam mendapatkan bantuan pupuk dari pemerintah,” tegasnya.

Penutup dan Harapan

Sebagai wakil rakyat dari Dapil V (Kapuas dan Pulang Pisau), Noor Fazariah Kamayanti berkomitmen untuk mengawal aspirasi ini agar dapat masuk dalam agenda pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Sinergi antara bantuan alat tani, infrastruktur jalan, dan pembinaan kesehatan diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Saka Batur. (Ingkit)

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Berita Terbaru