Fraksi PKB Dewan Barut Dorong Optimalisasi PAD dan Defisit dalam Raperda APBD 2026

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, menyampaikan pemandangan umumnya terhadap Raperda APBD 2026 kepada Bupati Barut H Shalahuddin. Foto: Aprie/1tulah.com

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, menyampaikan pemandangan umumnya terhadap Raperda APBD 2026 kepada Bupati Barut H Shalahuddin. Foto: Aprie/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, menyampaikan pemandangan umumnya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Pemandangan umum ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Barut, di gedung dewan setempat, Jumat, 21 November 2025.

Juru bicara Fraksi PKB Suhendra menyatakan, jika pihaknya mengapresiasi penyampaian nota keuangan dan Raperda APBD 2026 oleh Pemkab Barut, namun ada sejumlah catatan kritis dan rekomendasi untuk penyempurnaan dokumen anggaran yang strategis tersebut.

“Hal pertama, terkait pendapatan daerah. Kami menilai struktur pendapatan masih sangat bergantung pada dana transfer pusat. Kami mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah [PAD] melalui perbaikan tata kelola pajak, digitalisasi layanan, serta mengeksplorasi potensi dari sektor pertambangan, perkebunan, dan jasa,” jelas dewan Suhendra pada penyampaian pemandangan umum fraksi.

Baca Juga :  Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Adapun pendapatan melalui pajak daerah, menurut Fraksi PKB, harus dilakukan secara selektif agar tidak membebani Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kemudian, kesiapan menghadapi kemungkinan penurunan dana bagi hasil (DBH) tambang juga ditekankan.

Selain itu, terkait belanja daerah. Fraksi PKB menegaskan belanja harus diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Beberapa prioritas yang ditekankan meliputi:

Pendidikan dengan memastikan alokasi 20 persen anggaran benar-benar untuk meningkatkan sarana sekolah, kualitas guru, dan akses pendidikan di desa terpencil. Pada bidang kesehatan, pemkab diharapkan memprioritaskan penguatan layanan Puskesmas dan Pustu, serta peningkatan kualitas RSUD.

Baca Juga :  Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

“Pengadaan obat dan alat kesehatan harus transparan dan bebas konflik kepentingan,” ucap Suhendra.

Terkait Infrastruktur wilayah, Fraksi PKB meminta Pemkab Barut memberikan prioritas pada pembangunan jalan antardesa dan antarkecamatan, serta konektivitas wilayah pedalaman seperti Teweh Selatan, Lahei, dan Gunung Purei.

“Pemkab juga perlu memperkuat program pemberdayaan UMKM, petani, pekebun, dan nelayan sungai. Data penerima bantuan sosial harus akurat dan bebas dari intervensi politik,” tandas dewan Suhendra.

Di akhir penyampaiannya, Fraksi PKB Dewan Barut menyatakan kesiapannya untuk membahas lebih lanjut Raperda APBD 2026 dalam rapat gabungan komisi dengan pemerintah daerah.

Editor: Aprie

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas
Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Berita Terbaru