1TULAH.COM-Islam Makhachev menorehkan sejarah gemilang di dunia UFC setelah secara mutlak mengalahkan juara bertahan kelas welter, Jack Della Maddalena, pada laga utama UFC 322 di Madison Square Garden, Minggu (16/11/2025) WIB.
Kemenangan dengan skor sempurna 50-45, 50-45, 50-45 ini menjadikan Makhachev resmi menyandang gelar juara di dua divisi berbeda: lightweight dan welterweight. Petarung asal Dagestan ini kini menyamai rekor kemenangan beruntun legenda UFC, Anderson Silva.
🥋 Dominasi Mutlak di Madison Square Garden
Pertarungan lima ronde ini menjadi panggung sempurna bagi Makhachev untuk memamerkan keahlian grappling kelas dunia miliknya.
Sejak bel ronde pertama berbunyi, Makhachev tak memberikan ruang sedikit pun bagi Della Maddalena, petarung asal Australia yang menjalani pertahanan gelar pertamanya.
📌 Strategi Grappling Agresif
Makhachev tampil sangat dominan dengan ciri khasnya, yaitu:
-
Kontrol Lantai (Ground Control): Ia berulang kali berhasil menjatuhkan dan “menenggelamkan” Della Maddalena di area ground.
-
Tekanan Konstan: Makhachev terus memberikan tekanan fisik, kontrol tubuh yang superior, dan beberapa kali percobaan submission yang mengancam.
-
Menetralkan Serangan: Bahkan dalam posisi striking, Makhachev unggul dalam menetralkan pukulan Della Maddalena, membuatnya frustrasi dan kesulitan menemukan ritme serangan.
💬 Ungkapan Kebahagiaan Sang Juara Ganda
Usai laga, Makhachev, yang sebelumnya telah empat kali berhasil mempertahankan sabuk lightweight, mengungkapkan rasa bahagianya dan memuji performanya sendiri.
“Ini mimpi seumur hidup. Saya bekerja keras untuk momen ini,” ujar Makhachev, seperti dilansir dari CBS. “Tanpa harus turunkan berat badan, saya bisa melakukan apa pun selama lima ronde. Saya membuat pertarungan ini terlihat mudah.”
📊 Rekor yang Disamai: 16 Kemenangan Beruntun
Kemenangan di UFC 322 ini membawa Makhachev mencatatkan 16 kemenangan beruntun di UFC. Angka fantastis ini menyamai rekor legendaris yang sebelumnya dipegang oleh ikon UFC, Anderson Silva.























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

