Ammar Zoni Resmi Mendekam di Lapas Nusakambangan

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ammar Zoni. (sumber: suara.com)

Ammar Zoni. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Setelah dipindahkan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba, Jakarta, aktor Ammar Zoni kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Karanganyar, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kepala Lapas Karanganyar, Riko Purnama Candra, menyampaikan bahwa Ammar Zoni ditempatkan di sel khusus dengan sistem “one man one cell” atau satu orang satu sel.

Pemindahan tersebut dilakukan pada Kamis pagi, sekitar pukul 07.43 WIB, bersama lima narapidana berisiko tinggi lainnya.

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa penempatan Ammar Zoni dan lima narapidana lainnya di Lapas Karanganyar merupakan langkah untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan proses pembinaan tetap berjalan.

Baca Juga :  Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Lapas Karanganyar sendiri termasuk dalam kategori supermaximum security, sehingga setiap narapidana menempati sel terpisah.

Sebelum menempati sel, mereka terlebih dahulu menjalani sejumlah tahapan, mulai dari proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Rika menambahkan bahwa meskipun berada di sel masing-masing, narapidana tetap mendapatkan kegiatan pembinaan, termasuk aktivitas keagamaan dan pengembangan kepribadian.

Setiap hari mereka diberi waktu sekitar satu jam untuk keluar sel, misalnya untuk berolahraga ringan atau sekadar menghirup udara segar.

Baca Juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film "Pesta Babi" Dandhy Laksono

Selain itu, di Lapas Karanganyar juga tersedia pendamping serta konsultan pembinaan yang secara rutin memantau perilaku dan kondisi psikologis warga binaan. Evaluasi terhadap narapidana dilakukan setiap enam bulan untuk menilai perkembangan perilaku mereka.

Jika menunjukkan perubahan positif, tingkat pengamanan bisa diturunkan. Namun, bagi yang belum menunjukkan perubahan, penempatan di sel super maksimum akan tetap dilanjutkan.

Rika menegaskan bahwa prinsip utama dari sistem ini adalah menjaga keseimbangan antara keamanan dan pembinaan agar para narapidana dapat berubah ke arah yang lebih baik.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Berita Terbaru