Karyawan Honorer Pemkab Bartim Tewas Gantung Diri di Ampah, Polres Barito Timur Lakukan Penyelidikan

- Jurnalis

Minggu, 28 September 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Korban saat berada di RSUD TAMIANG LAYANG. Foto:1tulah.com\Zakirin

Jenazah Korban saat berada di RSUD TAMIANG LAYANG. Foto:1tulah.com\Zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Peristiwa tragis menggemparkan Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, pada Minggu pagi (28/9/2025).

Seorang pemuda 27 tahun di Ampah Kota diduga tewas akibat gantung diri. Korban adalah seorang karyawan honorer yang ditemukan tak bernyawa di tempatnya bertugas.

Polisi Barito Timur dari Jajaran Polsek Dusun Tengah segera turun tangan, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Identitas Korban dan Lokasi Kejadian

Korban diidentifikasi bernama Bima Satria bin Rahmadi (27), warga Barambot RT 36, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah. Bima Satria diketahui berprofesi sebagai karyawan honorer.

Peristiwa duka tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 07.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi gantung diri di Pos Damkar Kampung Baru, lokasi yang sehari-hari menjadi tempatnya bertugas.

Kronologi Penemuan dan Tindakan Awal

Ayah korban, Rahmadi bin Samayap, adalah orang yang menerima kabar duka pertama kali sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ia tiba di Puskesmas Ampah Kota, jenazah korban telah dievakuasi lebih dulu. Setelah itu, pihak keluarga segera melaporkan kejadian tragis ini ke Polsek Dusun Tengah.

Baca Juga :  Heriyus Cek Langsung Kesiapan Venue Sinode Umum XXV GKE di Murung Raya

Dua orang saksi mata, Brisseyethi dan Sabtono, membenarkan bahwa korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi gantung diri di Pos Damkar tersebut. Penemuan ini memicu duka mendalam bagi keluarga dan kerabat korban.

Hasil Olah TKP dan Barang Bukti

Unit Reskrim Polsek Dusun Tengah bergerak cepat mendatangi TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan peristiwa ini, antara lain:

  • Satu buah plastik tali tambang warna biru.
  • Satu pasang sandal karet warna hitam-abu-abu.
  • Satu buah kursi kayu (diduga digunakan korban).

Dugaan Sementara: Murni Akibat Gantung Diri

Untuk memperkuat dugaan dan menjamin transparansi penyelidikan, jenazah korban dibawa ke RSUD Tamiang Layang untuk dilakukan visum et repertum oleh tim medis forensik.

Hasil pemeriksaan tim medis forensik menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh Bima Satria. Hasil visum ini memperkuat dugaan awal bahwa karyawan honorer tewas gantung diri di Ampah ini meninggal murni karena tindakan tersebut.

Baca Juga :  Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Penyelidikan Terus Berlanjut oleh Polres Barito Timur

Kasat Reskrim Polres Barito Timur, AKP Adhy Heruanto, S.H., M.M., memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Beliau menegaskan bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus tragis ini guna memastikan penyebab pasti yang melatarbelakangi aksi tersebut.

“Kami telah mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tim medis untuk memastikan hasil visum. Kasus gantung diri ini tetap akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai prosedur yang berlaku,” ujar AKP Adhy Heruanto.

Langkah-langkah kepolisian yang sudah dilakukan meliputi:

  1. Mendatangi TKP.
  2. Menerima laporan resmi dari pihak keluarga.
  3. Membuat tanda bukti laporan.
  4. Memeriksa keterangan saksi-saksi.
  5. Mengamankan barang bukti.
  6. Membawa jenazah korban untuk dilakukan visum et repertum.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi kejadian di Ampah Kota terpantau aman dan kondusif. Pihak keluarga korban telah menerima musibah tersebut dengan penuh rasa duka. Aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencegah timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca kejadian. (zak)

Berita Terkait

Wabup Barito Utara Hadiri Pembukaan Sinode Umum ke-25 GKE di Puruk Cahu
PT SMM Hadirkan Program “SMM Mengajar” untuk Penguatan SDM Daerah
Program Seragam Sekolah Gratis Kalteng 2026 Diprioritaskan untuk Siswa Kurang Mampu, Ini Penjelasan Disdik
Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital melalui Rapat Koordinasi Pengisian Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI)
Bunda PAUD Kalteng Sosialisasikan Wajib Belajar 13 Tahun dan MPLS Ramah Anak untuk Wujudkan PAUD Berkualitas
Makna Spiritual Kunjungan PM Narendra Modi ke Candi Prambanan Bersama Prabowo
Sinode Umum XXV GKE Jadi Momentum Perkuat Iman dan Kemajuan Masyarakat
PT IMK Edukasi Warga Olung Hanangan Kelola Sampah Berbasis Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:28 WIB

Wabup Barito Utara Hadiri Pembukaan Sinode Umum ke-25 GKE di Puruk Cahu

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:23 WIB

PT SMM Hadirkan Program “SMM Mengajar” untuk Penguatan SDM Daerah

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:11 WIB

Program Seragam Sekolah Gratis Kalteng 2026 Diprioritaskan untuk Siswa Kurang Mampu, Ini Penjelasan Disdik

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:02 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital melalui Rapat Koordinasi Pengisian Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI)

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:49 WIB

Bunda PAUD Kalteng Sosialisasikan Wajib Belajar 13 Tahun dan MPLS Ramah Anak untuk Wujudkan PAUD Berkualitas

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:36 WIB

Sinode Umum XXV GKE Jadi Momentum Perkuat Iman dan Kemajuan Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:53 WIB

PT IMK Edukasi Warga Olung Hanangan Kelola Sampah Berbasis Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Modus Antar Pulang, Pria di Barito Timur Tega Cabuli Anak di Bawah Umur di Pondok Sepi

Berita Terbaru