Faridawaty DPRD Kalteng: Sekolah Garuda Jadi Tonggak Baru Mutu Pendidikan di Kalteng

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Dok/Kalteng.co

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Dok/Kalteng.co

1TULAH.COM-Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) baru-baru ini ditetapkan sebagai salah satu daerah yang menerima program prestisius Sekolah Garuda. Keputusan ini disambut antusias sebagai langkah strategis untuk merombak dan meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut secara signifikan.

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini, menekankan bahwa ini adalah investasi penting bagi masa depan Kalteng.

Sekolah Garuda: Harapan Baru Pendidikan Modern Kalteng

Menurut Faridawaty, kehadiran Sekolah Garuda diharapkan dapat menjadi tonggak baru dalam dunia pendidikan di Kalteng. Program ini dinilai mampu menerapkan standar pendidikan modern yang relevan dengan perkembangan dan tantangan global saat ini.

Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar penambahan kurikulum, tetapi bagian integral dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalteng.

“Program ini penting, untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Anak-anak kita, harus disiapkan agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional,” ucapnya pada Jumat (26/9/2025).

Baca Juga :  Dilema Ketum 'Abadi' di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Dengan adanya standar yang lebih tinggi dan penerapan sistem yang modern, lulusan dari Kalteng akan memiliki bekal yang lebih kuat untuk berkompetisi di berbagai bidang.

Sinergi dan Pengawalan Kunci Keberhasilan Program

Faridawaty Darland Atjeh menegaskan bahwa program Sekolah Garuda harus dikawal bersama-sama agar mencapai sasaran yang telah ditetapkan. DPRD Kalteng berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaannya.

Keberhasilan program ini, menurutnya, sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi yang erat antara berbagai pemangku kepentingan, yaitu:

  1. Pemerintah Daerah (sebagai regulator dan fasilitator)
  2. Pihak Sekolah (sebagai pelaksana utama)
  3. Orang Tua (sebagai pendukung di lingkungan rumah)
  4. Masyarakat (sebagai ekosistem pendukung)

Ia juga menyoroti bahwa pendidikan berkualitas jauh melampaui aspek fisik dan sarana. “Pendidikan bukan hanya soal sarana, tetapi juga tentang membangun karakter, disiplin, serta semangat kebangsaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Harapannya, melalui penekanan pada aspek non-akademik ini, anak-anak di Kalteng akan memiliki daya saing yang utuh, tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berintegritas.

Ajak Komunitas Dukung Masa Depan Pendidikan

Di akhir keterangannya, Faridawaty mengajak seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Tengah untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung Sekolah Garuda. Ia berharap program ini dapat menumbuhkan motivasi belajar yang tinggi pada anak-anak.

“Dengan adanya Sekolah Garuda, anak-anak di Kalteng, akan semakin termotivasi untuk belajar dan mengembangkan potensi diri,” katanya. “Mari kita sukseskan program Sekolah Garuda ini, demi masa depan anak-anak kita dan kemajuan Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Program Sekolah Garuda bukan hanya tentang meningkatkan fasilitas, tetapi tentang membuka jendela kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Kalteng untuk meraih prestasi gemilang di tingkat yang lebih tinggi. (Ingkit)

Berita Terkait

DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!
Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
DPRD Barito Utara Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Ini Jadi Sorotan
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri
Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 10:59 WIB

DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!

Sabtu, 25 April 2026 - 05:24 WIB

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Sabtu, 25 April 2026 - 05:02 WIB

Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

Jumat, 24 April 2026 - 07:28 WIB

DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan

Berita Terbaru