Anggaran Jalan Hayaping-Patung Barito Timur Dipangkas, Proyek Terancam?

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Ampera A.Y. Mebas. Foto:Dik/1tulah.com

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Ampera A.Y. Mebas. Foto:Dik/1tulah.com

1TULAH.COM-Proyek pembangunan Jalan Hayaping-Patung di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, tengah menjadi sorotan publik. Anggaran proyek yang semula lebih dari Rp37 miliar kini menyusut drastis menjadi Rp5,9 miliar. Penyusutan ini terjadi akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Pemangkasan anggaran ini menuai kekhawatiran dari berbagai pihak, termasuk anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas. Ia menyayangkan kebijakan tersebut karena dikhawatirkan akan berdampak besar pada kualitas pembangunan jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Kronologi Pemangkasan Anggaran

Ampera menjelaskan bahwa dana awal yang dialokasikan untuk proyek ini sempat hilang hingga Rp20 miliar akibat proses lelang dan adendum. Setelahnya, pemerintah mengembalikan sebagian anggaran, yakni Rp15,7 miliar.

Baca Juga :  Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

“Jadi, awalnya itu kan hilang sekitar Rp20 miliar, tapi karena kondisi keuangan, akhirnya dikembalikan Rp15,7 miliar. Jadi bukan ditambah, tapi dikembalikan,” ungkap Ampera kepada wartawan pada Jumat (12/9/2025).

Menurutnya, kondisi keuangan daerah memang menjadi alasan utama di balik pemangkasan ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengalami penurunan pendapatan hingga Rp2 triliun, yang memaksa adanya penyesuaian anggaran di berbagai sektor.

Meskipun demikian, Ampera menyebut pemerintah telah berjanji akan mengupayakan kembali alokasi dana untuk pembangunan jalan ini pada anggaran murni tahun depan.

Jalan Vital yang Belum Optimal

Selain masalah anggaran, Ampera juga menyoroti kondisi Jalan Hayaping-Patung itu sendiri. Jalan ini menghubungkan Tamiang Layang dengan sejumlah desa di sekitarnya, menjadikannya jalur yang sangat vital untuk mobilitas dan perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Namun, Ampera menjelaskan, status jalan tersebut masih berstatus jalan kabupaten. Hal ini menjadi kendala utama karena pembangunan yang dilakukan menjadi tidak optimal.

“Sebenarnya jalan itu banyak yang harus diperhatikan. Dari arah Tamiang, jalan Hayaping itu statusnya jalan kabupaten. Jadi dari situ orang sulit untuk lewat, karena banyak desa yang terhubung di sana,” jelasnya.

Dengan adanya pemangkasan anggaran dan status jalan yang belum ditingkatkan, masyarakat berharap pemerintah pusat dan daerah dapat mencari solusi terbaik agar proyek vital ini bisa diselesaikan dengan kualitas yang memadai. (Ingkit)

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:35 WIB

Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Berita Terbaru