Terbongkar! Tersangka Korupsi Rp2,25 M Bank Pemerintah Habiskan Uang Nasabah buat Kripto dan Utang

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi korupsi. Foto: Liputan6.com

Ilustrasi korupsi. Foto: Liputan6.com

1TULAH.COM – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan resmi menetapkan analis kredit senior bank milik pemerintah berinisial AWL sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi senilai Rp2,25 miliar.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejati Sulsel Nomor 90/P.4/Fd.2/09/2025 tertanggal 4 September 2025. Setelah penetapan status hukum, AWL langsung ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Makassar.

AWL diketahui menjabat sebagai analis kredit senior di Cabang Parepare pada periode 2020–2024 dan di Cabang Sengkang pada periode 2024–2025.

Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah tim penyidik memperoleh dua alat bukti yang sah.

Baca Juga :  Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Dari hasil pemeriksaan, AWL diduga menyalahgunakan kewenangannya dengan menarik dana dari rekening nasabah maupun rekening buku tambahan untuk kepentingan pribadi.

Aksi ini berlangsung sejak 25 Juni 2021 hingga 3 Januari 2025. Dana yang diselewengkan digunakan untuk melunasi utang pribadi serta dijadikan modal dalam aktivitas perdagangan aset kripto. Perbuatan tersebut menimbulkan kerugian keuangan bank milik pemerintah lebih dari Rp2,25 miliar.

Usai dinyatakan sehat melalui pemeriksaan medis oleh tim dokter Kejati Sulsel, AWL langsung ditahan untuk 20 hari, mulai 4 hingga 23 September 2025, sesuai surat perintah penahanan dari Kepala Kejati Sulsel.

Tersangka dijerat pasal berlapis, yakni pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 juncto pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 64 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga :  Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi, menegaskan bahwa penyidikan kasus ini masih terus berlanjut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Ia juga mengimbau para saksi agar kooperatif, tidak menghalangi penyidikan, serta tidak merusak alat bukti.

Kejati Sulsel, kata Soetarmi, berkomitmen menjalankan tugas penegakan hukum dengan profesional dan berintegritas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru