Ketua Komisi II DPRD Kalteng Ajak Masyarakat Prioritaskan UMKM Lokal untuk Kesejahteraan Daerah

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Drs Hj. Siti Nafsiah, MSi. Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Drs Hj. Siti Nafsiah, MSi. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ajakan ini bukan tanpa alasan.

Menurut Siti Nafsiah, langkah sederhana ini akan membawa dampak positif yang signifikan, terutama dalam meningkatkan omset dan pendapatan para pelaku UMKM di daerah.

Peran Masyarakat Sebagai Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Siti Nafsiah menekankan bahwa masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan membeli produk UMKM lokal, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Dengan membeli produk UMKM lokal, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan kita sendiri, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ucapnya pada Sabtu (9/8/2025).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Dukungan ini menjadi krusial, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang masih belum menentu. Membeli produk lokal adalah bentuk solidaritas dan dukungan nyata untuk membantu UMKM tetap bertahan dan berkembang.

Peran Pemerintah dalam Memajukan UMKM

Selain mengajak masyarakat untuk berbelanja produk lokal, Siti Nafsiah juga mendorong pemerintah daerah untuk mengambil peran aktif. Ia menekankan perlunya pelatihan dan pendampingan yang intensif bagi para pelaku UMKM. Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Pemerintah harus hadir sebagai fasilitator, memberikan pelatihan-pelatihan yang terarah dan terukur, serta pendampingan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Siti Nafsiah berharap pemerintah daerah juga dapat membantu UMKM dalam hal akses permodalan dan pemasaran. Kemudahan akses terhadap modal akan membantu UMKM mengembangkan usahanya, sedangkan akses pemasaran yang luas akan memperluas jangkauan penjualan produk mereka.

Baca Juga :  Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

UMKM Sebagai Tulang Punggung Perekonomian Daerah

Siti Nafsiah optimistis bahwa dengan sinergi antara masyarakat dan pemerintah, UMKM di Kalimantan Tengah dapat berkembang pesat dan menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Ia percaya bahwa dukungan bersama akan membuat UMKM lokal semakin maju dan memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dengan sinergi antara masyarakat dan pemerintah, kita yakin UMKM di Kalimantan Tengah dapat berkembang pesat dan menjadi tulang punggung perekonomian daerah,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh dari semua pihak, produk-produk UMKM lokal tidak hanya akan dikenal di daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional. Ini adalah langkah nyata untuk membangun ekonomi yang lebih kuat dan mandiri di Kalimantan Tengah. (Ingkit)

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Berita Terbaru