Ketika Jengkol Jadi Barang Mewah: Harga Tembus Rp100 Ribu, Pedagang hingga Ibu-Ibu Mengeluh

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga jengkol setara dengan daging sapi (Instagram/@susi.agung)

Harga jengkol setara dengan daging sapi (Instagram/@susi.agung)

1TULAH.COM-Jengkol, komoditas yang biasanya menjadi primadona kuliner rakyat dengan harga terjangkau, kini naik tahta menjadi barang mewah. Di sejumlah pasar di Cikarang hingga Majalengka, harganya meroket tajam, bahkan menembus angka Rp100.000 per kilogram.

Kenaikan harga yang ekstrem ini membuat para pedagang dan ibu rumah tangga mengelus dada, sebab harganya kini setara dengan harga daging sapi.

Fenomena ini begitu terasa di pasar-pasar tradisional. Di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, harga jengkol mencapai Rp90.000 per kilogram. Harga ini bahkan bisa lebih tinggi lagi di tangan pedagang eceran.

“Barangnya lagi susah, Mas. Kiriman dari petani dibatasi karena memang belum musim panen. Jadi mau tidak mau, kami sebagai pedagang hanya bisa mengikuti harga yang sudah tinggi dari sananya,” ungkap seorang pedagang dengan pasrah.

Baca Juga :  Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda

Kenaikan Harga yang Meresahkan

Seorang pedagang di Pasar Tambun, Idham, menyebut kenaikan harga jengkol terjadi secara perlahan namun pasti. “Ini naiknya seperti teror perlahan. Nggak pernah langsung banyak, paling seminggu naik lima ribu, tapi terus-terusan sampai sekarang enggak turun lagi,” jelasnya.

Akibatnya, lapak jengkol yang biasanya ramai kini sepi pembeli. Menurut Idham, banyak ibu rumah tangga terpaksa mengalihkan uang belanjanya untuk lauk-pauk lain yang lebih terjangkau. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat yang sangat terpengaruh oleh lonjakan harga komoditas ini.

Penjelasan Pemerintah dan Kondisi di Majalengka

Pemerintah daerah pun mengonfirmasi krisis ini. Helmi Yenti, Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, menyatakan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh faktor alamiah. “Stok memang sangat langka karena sebagian besar tanaman jengkol belum memasuki masa panen,” jelasnya.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Situasi serupa terjadi di Kabupaten Majalengka. Jengkol yang sempat hilang dari peredaran kini mulai kembali, namun dengan harga eceran yang kokoh di angka Rp100.000 per kilogram. Lilis, seorang pedagang sayur di Pasar Sindangkasih, Majalengka, menambahkan bahwa kualitas jengkol yang ada pun tidak maksimal. “Barangnya hanya satu jenis, jengkol tua tapi tidak terlalu tua juga. Mungkin karena dikejar kebutuhan pasar jadi dipanen lebih cepat,” katanya.

Kini, para pencinta masakan berbahan jengkol, seperti semur atau rendang, harus bersabar. Primadona beraroma khas ini telah berubah menjadi harta karun yang mahal, memaksa banyak orang untuk menunda keinginan mereka hingga musim panen tiba dan harga kembali stabil. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.
Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR
Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal
Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut
Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Minggu, 19 April 2026 - 18:23 WIB

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Berita Terbaru

Ilustrasi Uang. Sumber foto : suara.com

Nasional

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:57 WIB

Ilustrasi Polisi. Sumber foto : suara.com

Berita

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:49 WIB