Polres Barsel dan Pemda Sinergi Wujudkan Ketahanan Pangan: 1 Hektar 1 Desa, Menuju Swasembada Jagung!

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Barsel, AKBP Jecson R. Hutapea (tengah) didampingi Bupati dan Wakil Bupati, berserta seluruh Kepala Desa se Barsel saat berfoto bersama usai acara pembukaan sosialisasi ketahanan pangan Desa, bertempat di Aula Polres setempat. Rabu (30/7/2025). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Kapolres Barsel, AKBP Jecson R. Hutapea (tengah) didampingi Bupati dan Wakil Bupati, berserta seluruh Kepala Desa se Barsel saat berfoto bersama usai acara pembukaan sosialisasi ketahanan pangan Desa, bertempat di Aula Polres setempat. Rabu (30/7/2025). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Upaya serius dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) terus digencarkan. Polres Barsel, jajaran Polda Kalimantan Tengah, bersama pemerintah daerah setempat bersinergi dalam program ambisius “Satu Hektar Satu Desa” yang berfokus pada penanaman bibit jagung. Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mencapai swasembada pangan di Barsel.

Kolaborasi ini diresmikan dalam sebuah acara sosialisasi program ketahanan pangan desa yang berlangsung di Aula Polres Barsel pada Rabu (30/7/2025).

Seluruh Kepala Desa se-Barsel turut hadir, menunjukkan komitmen bersama untuk menyukseskan inisiatif vital ini.

“Dengan adanya kerja sama ini, program nasional ketahanan pangan, dalam hal ini penanaman bibit jagung di seluruh wilayah Kabupaten Barsel diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan mudah,” ujar Kapolres Barsel, AKBP Jecson R. Hutapea, dalam pidatonya.

Kapolres Jecson menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel dan seluruh Kepala Desa beserta jajarannya atas dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan desa. “Sehingga kita bisa bersinergi untuk mensukseskan program ini dengan satu hektar satu desa di wilayah Kabupaten Barsel ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Optimisme Menuju Swasembada Pangan

Dengan dukungan dari berbagai pihak, AKBP Jecson R. Hutapea optimis bahwa program ini akan berhasil membawa Kabupaten Barsel menuju wilayah swasembada pangan, khususnya untuk komoditas jagung. Program “Satu Hektar Satu Desa” ini menjadi strategi kunci untuk mencapai target tersebut.

Fokus utama program ini akan diarahkan ke beberapa wilayah yang memiliki potensi besar. “Untuk wilayah yang menjadi sorotan kita dalam program ini, yakni berlokasi di Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA) tepatnya di Desa Malungai, Desa Nurid, dan Desa Palu Rejo,” terang Kapolres. Ia menegaskan bahwa ketiga desa ini akan terus didorong agar mampu mencapai target panen 5 kilogram jagung per hektar.

Mengapa Ketahanan Pangan Penting?

Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Program seperti ini sangat krusial mengingat tantangan global terkait ketersediaan pangan dan fluktuasi harga komoditas. Dengan adanya inisiatif lokal yang kuat, Barsel berupaya meminimalisir ketergantungan pada pasokan dari luar daerah dan menciptakan kemandirian pangan. Penanaman jagung dipilih karena komoditas ini memiliki nilai strategis tinggi, baik sebagai bahan pangan maupun pakan ternak.

Peran Sinergi Polres dan Pemda

Sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah menjadi kunci sukses implementasi program ini. Polres Barsel tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga aktif mengawal dan mendukung pelaksanaan program di lapangan, termasuk melalui sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat desa. Sementara itu, Pemkab Barsel berperan dalam penyediaan bibit, dukungan teknis, dan fasilitasi lainnya.

Diharapkan, melalui program “Satu Hektar Satu Desa” ini, masyarakat Barsel dapat merasakan manfaat langsung berupa peningkatan pendapatan, ketersediaan pangan yang stabil, dan pada akhirnya, terwujudnya kemandirian pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Barito Selatan.(Alifansyah)

Berita Terkait

KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026
Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Pendidikan di National Governance Awards 2026 Berkat Inovasi Digitalisasi Pembelajaran
DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!
Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Ekonomi Inklusif melalui FGD Pengembangan Ekonomi Daerah Triwulan II 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:17 WIB

KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 25 April 2026 - 14:30 WIB

Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 14:20 WIB

Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Pendidikan di National Governance Awards 2026 Berkat Inovasi Digitalisasi Pembelajaran

Sabtu, 25 April 2026 - 10:59 WIB

DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Sabtu, 25 April 2026 - 05:02 WIB

Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 24 April 2026 - 16:04 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Ekonomi Inklusif melalui FGD Pengembangan Ekonomi Daerah Triwulan II 2026

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Berita Terbaru

Nasional

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun

Sabtu, 25 Apr 2026 - 21:21 WIB