Meski Diterpa Isu Beras Oplosan, Pemprov DKI Jamin Pasokan Tetap Aman

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi beras (freepik.com)

Ilustrasi beras (freepik.com)

1TULAH.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa pasokan pangan bagi warga tetap aman meskipun PT Food Station Tjipinang Jaya tengah menghadapi dugaan kasus beras oplosan.

Kepastian ini sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang meminta agar PT Food Station tetap melanjutkan produksi dan memperketat pengawasan guna mencegah terulangnya kasus serupa.

Pernyataan ini disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, dalam keterangan tertulis yang dimuat di situs resmi Pemprov DKI Jakarta pada Sabtu, 26 Juli.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov DKI menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mendukung penuh upaya kepolisian dalam mengusut kasus ini secara transparan.

Baca Juga :  Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Di sisi lain, PT Food Station membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan produk pangan di pasaran yang tidak memenuhi standar.

Laporan dapat disampaikan melalui nomor 0821-3700-1200, dan akan segera ditindaklanjuti sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan PT Food Station, Kadek Reza Pradipta.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Moch. Arief Cahyono, menyebutkan bahwa sampel beras dari PT Food Station telah diuji di lima laboratorium independen.

Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa merek seperti Alfamidi Setra Pulen dan Beras Premium Setra Ramos tidak memenuhi persyaratan mutu sebagai beras premium, bahkan dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga :  Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

Selain itu, Kementan juga menyoroti adanya dugaan praktik pengoplosan beras di Pasar Induk Beras Cipinang.

Seorang pedagang mengaku menerima pesanan 10 ton beras dari anggota DPRD DKI Jakarta, yang dikemas dalam dua ribu karung berukuran lima kilogram dan berisi campuran berbagai jenis beras.

Praktik ini diduga dilakukan untuk menekan harga dan memperoleh keuntungan lebih besar.

Menanggapi berbagai temuan tersebut, Arief mengimbau PT Food Station dan pihak-pihak terkait untuk lebih fokus pada peningkatan mutu produk ketimbang sibuk membantah isu di media.

Ia menekankan pentingnya langkah konkret dalam menjaga kualitas beras sesuai standar serta memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Berita Terbaru