Program Sekolah Rakyat Masuk di Murung Raya, Begini kata Wabup Rahmanto

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mura Heriyus bersama Wabup Rahmanto Muhidin saat mengikuti jalan sehat HUT Bhayangkara ke 79 di Puruk Cahu

Bupati Mura Heriyus bersama Wabup Rahmanto Muhidin saat mengikuti jalan sehat HUT Bhayangkara ke 79 di Puruk Cahu

1tulah com, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya  menetapkan Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program nawacita Presiden Prabowo akan dibangun di Desa Karali Kecamatan Tanah Siang.

Khusus untuk program sekolah rakyat, pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan, pembebasan lahan sampai pada penetapan lokasi

“Empat program nawacita Presiden RI yang masuk ke Murung Raya (Mura) yakni sekolah rakyat, makan bergizi gratis, 3 juta rumah dan koperasi desa merah putih,” kata Wakil Bupati Murung Raya, Kamis (3/07/2025) lalu.

Baca Juga :  Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Wabup Rahmanto menjelaskan, untuk tahap awal penetapan dari program Sekolah Rakyat ini Pemkab Murung Raya sudah membeli lahan di Desa Karali dengan luas kurang lebih tujuh hektare yang saat ini dalam proses balik nama kepemilikan.

Setelah tahapan lahan selesai, kata, pemerintah daerah diminta mengusulkan melalui Kementerian Sosial untuk pembangunan sekolah rakyat tersebut.

“Sekolah Rakyat ini terdiri dari jenjang SD, SMP sampai dengan SMA serta juga bangunan untuk asrama serta peralatan pendukung lainnya. Nah untuk pembangunan sekolah rakyat berikut asramanya itu dibiayai oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Baca Juga :  Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Selain penentuan lokasi pembangunan, pemerintah daerah juga diberi kewenangan untuk menyiapkan tenaga pengajar, kemudian rekrutmen calon siswa-siswi yang bersekolah yang memiliki kategori khusus, seperti kemiskinan ekstrem, keluarga tidak mampu maupun anak yatim piatu.

“Untuk target di 2025 ini pemkab menargetkan penyelesaian masalah lahan termasuk mengirimkan proposal ke Kementerian Sosial, sehingga memasuki 2026 nanti pembangunan fisiknya bisa direalisasikan,” pungkasnya. (Sur)

Berita Terkait

13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI
Pemprov Kalteng Perkuat Reforma Agraria, 1.607 Hektare Lahan Berpotensi Jadi TORA
Alumni Servant Leadership Batch 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak Perubahan di Seruyan
Seruyan Seolah Diabaikan! Subani Pertanyakan Bantuan Penanganan Bencana
Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Pokir DPRD yang Transparan dan Akuntabel
Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan KHBS di Palangka Raya
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Pemprov Kalteng Datangkan 150 Ton Beras Premium untuk Kendalikan Inflasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:41 WIB

13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Reforma Agraria, 1.607 Hektare Lahan Berpotensi Jadi TORA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Alumni Servant Leadership Batch 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak Perubahan di Seruyan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Seruyan Seolah Diabaikan! Subani Pertanyakan Bantuan Penanganan Bencana

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Pokir DPRD yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan KHBS di Palangka Raya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Pemprov Kalteng Datangkan 150 Ton Beras Premium untuk Kendalikan Inflasi

Berita Terbaru