KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali: Pencarian Korban Terkendala Cuaca Buruk

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana tim SAR dan masyarakat di Dermaga Bulusan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Kamis (3/7/2025) ANTARA/Novi Husdinariyanto

Suasana tim SAR dan masyarakat di Dermaga Bulusan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Kamis (3/7/2025) ANTARA/Novi Husdinariyanto

1TULAH.COM-Selat Bali kembali menjadi saksi bisu insiden maritim tragis. Pada Kamis dini hari, 3 Juli 2025, Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 65 orang penumpang dan kru dikabarkan tenggelam.

Sebelum kejadian nahas tersebut, kapal sempat melaporkan adanya kerusakan mesin kepada pihak dermaga, sebuah sinyal awal dari potensi bahaya.

Kronologi Insiden KMP Tunu Pratama Jaya

Informasi awal dari operator penyeberangan kapal ferry menyebutkan bahwa KMP Tunu Pratama Jaya mengalami kebocoran di ruang mesin sebelum akhirnya terbalik. Kejadian ini memicu respons cepat dari tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian korban di tengah kondisi cuaca yang menantang.

KMP Tunu Pratama Jaya memulai pelayarannya dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada Rabu, 2 Juli 2025, pukul 22.56 WIB, dengan tujuan Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Sekitar pukul 00.16 WITA pada Kamis dini hari, kru kapal sempat mengirimkan sinyal minta tolong yang kemudian diikuti dengan kondisi blackout atau pemadaman total pada pukul 00.19 WITA.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Menurut Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setia Budi, pihaknya segera menerjunkan kapal RIB (Rigid Inflatable Boat) untuk melakukan pencarian puluhan korban sesaat setelah menerima informasi tenggelamnya kapal feri di lintasan Ketapang-Gilimanuk tersebut.

Kendala Pencarian dan Upaya Penyelamatan

“Sampai saat ini kami belum menemukan penumpang kapal, dan juga ada kendala cuaca dan ombak di Selat Bali, mencapai sekitar 2,5 meter, sehingga menyulitkan tim SAR,” kata Wahyu Setia Budi, dalam laporan yang dikutip melalui Antara pada dini hari pukul 02.00 tadi.

Wahyu Setia Budi mengungkapkan bahwa hingga saat ini, tim SAR belum berhasil menemukan penumpang kapal. Upaya pencarian menghadapi kendala serius berupa cuaca buruk dan ombak tinggi di Selat Bali, yang mencapai sekitar 2,5 meter, sehingga menyulitkan pergerakan tim SAR di lapangan.

Baca Juga :  Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Selain Basarnas Banyuwangi, operasi pencarian juga melibatkan bantuan dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yang turut menerjunkan kapal, serta dukungan dari Basarnas Denpasar dan Pos SAR Jembrana (Bali).

Data manifest kapal yang disebutkan oleh Wahyu Setia Budi menjadi pedoman utama bagi tim gabungan dalam melakukan upaya pencarian dan penyelamatan.

Fokus utama saat ini adalah menemukan seluruh korban yang masih dalam pencarian di tengah kondisi perairan Selat Bali yang tidak bersahabat.

Semoga proses pencarian berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun
Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta
Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap
Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik
Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru
Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla
KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Rabu, 2 September 2026 - 17:02 WIB

Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 13:31 WIB

Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Rabu, 2 September 2026 - 12:43 WIB

Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Rabu, 2 September 2026 - 12:12 WIB

Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 12:04 WIB

KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT

Berita Terbaru