Warga Karamuan Mengadu ke DPRD, Sudah Bayar Pasang Listrik Baru tapi Belum Menyala

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Barut saat gelar RDP bersama warga Desa Karamuan, Selasa (1/7/2025). Foto.Deni

DPRD Barut saat gelar RDP bersama warga Desa Karamuan, Selasa (1/7/2025). Foto.Deni

1TULAH.COM, Muara Teweh–  Warga Desa Karamuan dikomandani Kepala desa dan Sekdes mengadu ke kantor DPRD Barito Utara.

Pengaduan mereka terkait pemasangan listrik baru. Sebanyak 46 warga sudah melakukan pembayaran ke kontraktor PT Hans Katulistiwa, sejak November 2024. Namun hingga kini listrik belum juga menyala. Kontraktor sulit dihubungi, tak mau pusing warga akhirnya memutuskan, mengadu permasalahan dialami ke gedung dewan.

Camat Lahei Barat, Adi Suwarman mengatakan, permasalahan yang ada di wilayahnya baru diketahui, saat Sekcam Lahei Barat menceritakan permasalahan.

“Ini bisnis to bisnis saya kaget juga masalah ini karena diceritakan Sekcam terkait pemasangan listrik baru. Nanti pihak kontraktor mohon dijelaskan kepada pihak DPRD,” ujar Adis Suwarman, Selasa 1 Juli 2025.

Sementara Direktur PT Hans Katulistiwa, Johan Hans menjelaskan dirinya melakukan pemasangan KWH di sebanyak 41 desa termasuk di Kutai Barat, Kaltim. Semua terpasang meski ada keterlambatan.

“Khusus yang di Desa Karamuan ada 36 warga sudah membayar uang muka bervariasi, dari yang bayar Rp1.500.000 sampai lebih. Memang mereka bayar sejak november 2024, namun baru aktif Februari. Saya berjanji tanggal 20 Juli semua bisa terrealisasi dan listrik menyala,” janji Johan Hans.

Baca Juga :  Pemkab dan DPRD Barito Utara Bahas APBD 2025 serta KUA PPAS 2027

Manager PLN Muara Teweh, HM Haris mengaku, pihaknya pada tanggal 29 Juni 2025, menerima registrasi 10 warga Karamuan. Selebihnya belum ada. “Sistem aplikasi PLN mobile siapa saja boleh daftar. Dan yang sudah bayar paling lambat 5 hari sudah menyala,” kata Haris.

Sejumlah anggota DPRD Barut, hampir seragam bertanya kenapa kontraktor lambat hampir berbulan-bulan belum menyelesaikan pekerjaan. Terutama warga yang sudah bayar.

“Sekarang kita mencari solusi agar di desa tidak ribut dan listrik bisa menyala. Nanti kita buat kesimpulan tengat waktu penyelesaian oleh kontraktor,” kata Wakil Ketua I, Henny Rosgiati Rusli.

Sementara itu, Sekcam Karamuan, Dianto mempertanyakan, keseriusan Kontraktor Hans Katulistiwa, kapan listrik menyala. Dirinya, menanggung beban, karena membantu pihak kontraktor mengumpulkan uang warga untuk pemasangna listrik.

“Saya tidak mau jadi korban, kita membantu malah jadi sulit. uang dikumpulkan sudah diserahkan ke kontraktor. Hari ini saya sudah siap melaporkan ke Polsek Lahei terkait masalah ini,” ujar Dianto.

Baca Juga :  DPRD Barito Utara Laksanakan Paripurna II, Bahas Pandangan Fraksi atas Raperda APBD 2025

Sementara Kepala Desa Karamuan, Agus Minto menambahkan, Mereka selaku kepala desa sudah berusaha keras membantu dan menjadi jembatan denga kontraktor. Namun karena sulit dihubungi, makanya masalah ini di bawa ke DPRD,” timpalnya.

Hasil kesimpulan Rapat Dengar Pendapat(RDP) menghasilkan beberapa point antar lain  :

  1. Penyelesaian pemasangan KWH listrik di Desa Karamuan oleh PT Hans Katulistiwa sebanyak 106 rumah, paling lambat tanggal 20 Juli 2025, dan listrik harus menyala.
  2. Penyelesaian registrasi dan pembayaran pelanggan PLN dari PT Hans Katulistiwa selesai paling lambat tanggal 15 Juli 2025.

Direktur Hans Katulistiwa, Johan hans ketika dimintai kesanggupaannya terkaait hasil kesimpulan mengatakan, sanggup dan akan mereealisasikan penyelesaiannya.

“Seharusnya masalah ini tidak perlu harus sampai ke DPRD, dan bisa kita selesaikan. Tapi demi reputasi dan profesionalitas kita sanggup menyelesaikannya,” tutup Johan Hans.(*)

Penulis : Deni

Berita Terkait

Pemkab dan DPRD Barito Utara Bahas APBD 2025 serta KUA PPAS 2027
DPRD Barito Utara Laksanakan Paripurna II, Bahas Pandangan Fraksi atas Raperda APBD 2025
Gowes Bersama di CFD, Anggota DPRD Puji Antusias dan Solidaritas Warga
Naruk Saritani Nilai CFD Muara Teweh Perkuat Silaturahmi dan Dorong UMKM
Pemkab Barito Utara Ajukan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di Rapat Paripurna I DPRD
Wakil Ketua II DPRD Apresiasi Komitmen Polri untuk Masyarakat Barito Utara
Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Pentingnya Sinergi
Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, Patih Herman AB Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pemkab dan DPRD Barito Utara Bahas APBD 2025 serta KUA PPAS 2027

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22 WIB

DPRD Barito Utara Laksanakan Paripurna II, Bahas Pandangan Fraksi atas Raperda APBD 2025

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:07 WIB

Gowes Bersama di CFD, Anggota DPRD Puji Antusias dan Solidaritas Warga

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:04 WIB

Naruk Saritani Nilai CFD Muara Teweh Perkuat Silaturahmi dan Dorong UMKM

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:26 WIB

Pemkab Barito Utara Ajukan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di Rapat Paripurna I DPRD

Senin, 29 Juni 2026 - 11:17 WIB

Wakil Ketua II DPRD Apresiasi Komitmen Polri untuk Masyarakat Barito Utara

Senin, 29 Juni 2026 - 11:10 WIB

Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Pentingnya Sinergi

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, Patih Herman AB Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Berita Terbaru