Panglima TNI Tegaskan Peledakan Amunisi di Garut Dilakukan Sesuai SOP

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kebakaran atau ledakan. Sumber foto : Suara.com

Ilustrasi kebakaran atau ledakan. Sumber foto : Suara.com

 

1TULAH.COM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa proses peledakan amunisi kedaluwarsa (afkir) di Garut, Jawa Barat, telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Hal itu disampaikannya dalam rapat bersama Komisi I DPR RI pada Senin, 26 Mei.

Menurut Agus, prosedur peledakan telah melalui tahapan berjenjang mulai dari satuan pengguna amunisi, Slog Kodam, Slog TNI, hingga ke Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Setelah seluruh prosedur terpenuhi, peledakan dilakukan oleh satuan yang ditugaskan di lokasi yang telah ditentukan dan aman.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada warga sipil yang dilibatkan dalam proses pemusnahan amunisi, mengingat tingginya risiko dari bahan peledak yang sudah melewati masa pakainya.

Amunisi kadaluarsa, jelas Agus, sangat sensitif terhadap gerakan, gesekan, maupun cahaya, sehingga berpotensi besar menimbulkan ledakan secara tidak terkendali jika tidak ditangani secara profesional.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Incar Efisiensi Maksimal Program Makan Bergizi Gratis: "Kalau Bisa Rp 0, Tapi..."

Pernyataan ini menanggapi kekhawatiran publik menyusul insiden ledakan yang terjadi di Garut. Panglima TNI menegaskan kembali bahwa prosedur keamanan telah dijalankan dan pengawasan dilakukan secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT
Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat
Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG
Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:18 WIB

Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:12 WIB

Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Berita Terbaru