TNI AL: Total Barang Bukti Narkoba di Kepri Tembus 2 Ton

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditangkap Polisi Gegara Jual-Beli Sabu
Ilustrasi pesta sabu. [Istimewa

Ditangkap Polisi Gegara Jual-Beli Sabu Ilustrasi pesta sabu. [Istimewa

1TULAH.COM – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV melaksanakan penimbangan ulang terhadap barang bukti narkoba yang sebelumnya disita dari kapal ikan asing berbendera Thailand di perairan Selat Durian, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Penimbangan ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah barang bukti dari semula 1,9 ton menjadi lebih dari 2 ton.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut, Laksamana TNI I Made Wira Hady Arsanta, mengonfirmasi informasi tersebut dan menyampaikan bahwa pernyataan resmi telah diterbitkan oleh Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal).

Proses penimbangan ulang dilakukan pada Sabtu, 17 Mei, di Gedung Serbaguna Mako Lantamal IV Batam, dan disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat, termasuk Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom, serta Kepala BNN Kepri Brigjen Pol. Hanny Hidayat.

Baca Juga :  Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Laksamana Berkat menjelaskan bahwa penimbangan ulang ini merupakan bagian dari prosedur pelimpahan perkara, guna memastikan akurasi berat barang bukti narkotika sebelum diserahkan kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini BNN RI.

Kegiatan tersebut melibatkan kerja sama antara TNI AL, BNN RI, Kepolisian, dan PT Pegadaian sebagai bentuk kolaborasi antarinstansi dalam mendukung transparansi penegakan hukum dan pemberantasan narkoba di wilayah perairan Indonesia.

Baca Juga :  Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Hasil penimbangan ulang mencatat jumlah total barang bukti mencapai 2.061.293 gram atau lebih dari 2 ton, terdiri dari narkotika jenis sabu dan kokain.

Sebelumnya, hasil awal penangkapan hanya menyebutkan berat sekitar 1,9 ton, yakni 1,2 ton kokain dan 705 kilogram sabu.

Laksamana Berkat menyebut keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba dalam jumlah sebesar ini sebagai prestasi besar bagi Indonesia, karena selain menyita barang bukti dengan nilai ekonomi sekitar Rp7,5 triliun, aksi ini juga dinilai berpotensi menyelamatkan hingga 17 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia
Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota
TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat
DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WIB

Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota

Rabu, 9 September 2026 - 18:36 WIB

TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 16:02 WIB

DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Rabu, 9 September 2026 - 09:49 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Berita Terbaru