Dedi Mulyadi Dilaporkan Orang Tua Siswa Tak Terima Anaknya Masuk Barak TNI

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi (suara com)

Dedi Mulyadi (suara com)

 

1TULAH.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dilaporkan ke Komnas HAM oleh Adhel Setiawan, seorang orang tua siswa dari Bekasi, atas kebijakan pengiriman siswa bermasalah ke barak militer.

Kebijakan ini dianggap melanggar hak anak serta dinilai tidak memiliki dasar hukum dan pendekatan psikologis yang tepat.

Adhel menolak keras pelibatan militer dalam menangani perilaku anak, terutama tanpa kajian dan transparansi materi pembinaan yang diterapkan.

Baca Juga :  Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang

Adhel menyampaikan bahwa Indonesia sudah memiliki sistem hukum untuk menangani kenakalan remaja, termasuk Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Ia menilai pendekatan militer tidak relevan dan justru bisa menimbulkan kekhawatiran baru, terutama dalam hal dampak psikologis terhadap anak.

Menurutnya, pendidikan dan hukum seharusnya menjadi jalur utama dalam menangani pelanggaran perilaku oleh anak-anak.

Baca Juga :  Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Ia juga mengkritisi ketidakefektifan pembinaan ala militer dalam menjamin perubahan perilaku.

Adhel mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan keluarga melalui program parenting dan pendekatan yang lebih humanis di sekolah.

Ia menegaskan bahwa sebagian orang tua yang menyetujui kebijakan ini mungkin melakukannya karena merasa putus asa, bukan karena pendekatan tersebut benar-benar solusi terbaik.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Bukan Sekadar Kerjasama, Pakar Sebut Ada Upaya Kontrol Informasi Top-Down melalui Homeless Media
Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP
Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE
Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning
76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!
Oknum Polisi Viral Merokok Saat Berkendara, Polda Kalsel Turun Tangan
KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51 WIB

Bukan Sekadar Kerjasama, Pakar Sebut Ada Upaya Kontrol Informasi Top-Down melalui Homeless Media

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:18 WIB

Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:28 WIB

Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:49 WIB

Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:38 WIB

Oknum Polisi Viral Merokok Saat Berkendara, Polda Kalsel Turun Tangan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:31 WIB

KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:55 WIB

Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Berita Terbaru