Pelindo Buka Suara Terkait Kapal Tongkang Tabrak Jembatan Mahakam

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

1TULAH.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Samarinda memberikan klarifikasi terkait insiden tabrakan tongkang dengan Jembatan Mahakam pada Sabtu (26/4) malam.

Menurut Tim Humas Pelindo Regional 4 Samarinda, Ali Akbar, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita, di luar jam operasional penggolongan kapal.

Saat kejadian, kapal tongkang milik PT SKA tengah melakukan olah gerak tambat untuk menunggu pelayanan penggolongan keesokan harinya.

Dalam proses tersebut, tali pengikat antara tugboat dan tongkang putus, menyebabkan tongkang hanyut ke arah bawah jembatan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Dorong Barito Utara Optimalkan Potensi Daerah di Usia ke-76

Ali Akbar menjelaskan bahwa upaya tugboat untuk menahan tongkang tidak berhasil, sehingga kapal tersebut melaporkan insiden kepada kepanduan Pelindo untuk meminta bantuan evakuasi.

Pelindo kemudian mengerahkan dua kapal tunda untuk melakukan evakuasi, namun posisi tongkang sudah melewati kolong jembatan dan mendekati Jety Pertamina. Akhirnya, evakuasi dilakukan di sekitar area Masjid Jami’ Darun Ni’mah, Karang Asam.

Ali menegaskan bahwa Pelindo berperan dalam membantu evakuasi sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan di wilayah kerja mereka.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Sementara itu, Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, menyatakan keprihatinannya terhadap kejadian ini.

Ia menyoroti bahwa insiden seperti ini tidak seharusnya terjadi, mengingat sudah ada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 1989 tentang zona steril di sekitar jembatan.

Sapto mendesak pertanggungjawaban dari KSOP dan Pelindo serta meminta segera diadakan rapat evaluasi.

Ia juga mendorong agar sementara waktu lalu lintas penggolongan jembatan ditutup guna mencegah korban jiwa, mengingat insiden tragis yang pernah terjadi di Jembatan Kutai Kartanegara.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT
Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:17 WIB

Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:18 WIB

Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat

Berita Terbaru

Opini

Kerugian Masyarakat dan Kompensasi Atas Pemadaman Listrik

Minggu, 5 Jul 2026 - 08:11 WIB