1TULAH.COM, Pelaihari – Wakil Bupati (Wabup) Tanah Laut (Tala), H Muhammad Zazuli, memimpin langsung Rapat Tindak Lanjut Inventarisasi Barang Milik Pemkab Tala, yang digelar sebagai upaya strategis memperkuat tata kelola aset daerah dengan lebih efektif dan transparan, di Ruang Rapat Wakil Bupati Tala, Senin, 21 April 2025.
Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pejabat pengelola barang, serta stakeholder terkait lainnya di lingkungan Pemkab Tala.
Dalam arahannya, Wabup Zazuli menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah yang akuntabel, transparan, dan produktif.
Dia juga menyampaikan bahwa masih banyak aset daerah yang belum termanfaatkan secara optimal, bahkan terlihat mubazir, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penataan ulang untuk meningkatkan nilai manfaatnya bagi masyarakat.
“Aset daerah merupakan kekayaan daerah yang seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, jika kita lihat secara kasat mata, tidak sedikit aset yang tampak mubazir dan kurang termanfaatkan. Oleh karena itu, saya menegaskan bahwa setiap SKPD wajib melakukan inventarisasi secara menyeluruh,” kata Wabup Zazuli.
Dia juga mengajak seluruh SKPD untuk memahami regulasi yang berlaku dan membangun komunikasi yang efektif, sehingga dapat menghindari hambatan dalam proses inventarisasi dan pemanfaatan aset daerah, serta memastikan pengelolaan aset yang lebih efisien dan efektif.
“Banyak aset yang usianya sudah 20 hingga 30 tahun, kita harus cermati apakah masih layak dipertahankan atau perlu dihapus sesuai ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, aset yang masih baru perlu kita pelihara dengan baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wabup Zazuli mendorong pemanfaatan aset yang berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). la mencontohkan aset seperti gedung olahraga yang bisa dioptimalkan untuk kegiatan masyarakat sekaligus sebagai sumber PAD.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Tala, Ismail Fahmi, dalam paparannya menjelaskan bahwa pengelolaan aset merupakan salah satu indikator utama dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) yang diawasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun, hingga saat ini, progres pengelolaan aset di Kabupaten Tanah Laut dinilai masih berjalan lambat dan memerlukan percepatan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
“Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyatukan pemahaman dan mencari solusi penyelesaian yang konkret. Hari ini kita mulai melakukan koordinasi lintas SKPD terkait inventarisasi Barang Milik Daerah,” pungkasnya.
Penulis: M Lutfi Ashidiqi
Editor: Aprie



![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)
![Dokter Richard Lee akhirnya dijebloskan ke sel Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) pukul 21.50 terkait kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan UU Kesehatan. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/dokter-richard-ditahan-360x200.jpg)










![Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. [Gemini AI]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/tertekan-rupiah-360x200.jpg)








