Politik Uang Jelang PSU Serang: Bawaslu Amankan Rp18 Juta Lebih, 12 Diperiksa

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (kanan). (Suara.com/Dea)

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (kanan). (Suara.com/Dea)

1TULAH.COM-Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) tengah melakukan pendalaman intensif terkait dugaan praktik politik uang yang melibatkan 12 orang menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Kepala Daerah (PSU Pilkada) di Kabupaten Serang, Banten.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengungkapkan hal ini saat ditemui awak media di sela-sela pemantauan PSU di TPS 001 Ganggo Mudiak, Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat, Sabtu (19/4/2025).

Rahmat Bagja menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki secara mendalam status 12 orang yang saat ini tengah diperiksa. Fokus utama penyelidikan adalah untuk mengidentifikasi kemungkinan keterkaitan antara para terduga pelaku dengan tim kampanye dari peserta pemilu dalam PSU Pilkada Serang.

“Belum tahu, apakah mereka bagian dari tim kampanye atau bukan. Tapi kami berharap tidak. Ini masih dalam proses,” tegas Bagja, seperti dilansir dari ANTARA.

Lebih lanjut, Rahmat Bagja memaparkan bahwa total 12 orang telah diamankan dan diperiksa terkait dugaan praktik politik uang yang terjadi menjelang hari pelaksanaan PSU Pilkada di Kabupaten Serang, Banten.

“Tadi malam ada dugaan politik uang di Kabupaten Serang. Ada sekitar 12 orang yang kita periksa, sekarang masih berlanjut,” ungkapnya.

Dari hasil penelusuran awal, Bawaslu berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp18.275.000. Uang tersebut diduga kuat akan digunakan untuk mempengaruhi pilihan pemilih dalam PSU yang digelar hari ini.

“Ada di Ciruas, Cikeusal, dan beberapa desa di Kabupaten Serang,” beber Bagja mengenai lokasi penangkapan para terduga pelaku politik uang.

Baca Juga :  Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Temuan kasus dugaan politik uang di Serang ini menjadi perhatian serius bagi Bawaslu. Terlebih lagi, pelaksanaan PSU di wilayah lain seperti Pasaman, Sumatera Barat, terpantau berjalan lebih tertib dan tanpa adanya temuan serupa.

Sebelumnya, telah diberitakan bahwa lebih dari lima orang yang diduga terlibat dalam praktik politik uang menjelang PSU Kabupaten Serang telah diamankan oleh Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Provinsi Banten bersama Gakkumdu Kabupaten Serang.

Lima orang yang diamankan sebelumnya diduga kuat merupakan tim sukses dari salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang. Mereka ditangkap oleh petugas menjelang pelaksanaan PSU yang digelar pada Sabtu, 19 April 2025.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai puluhan juta rupiah saat melakukan operasi pencegahan menjelang hari pemungutan suara ulang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Serang, AKP Andi Kurniady, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa uang yang diamankan diduga kuat akan digunakan untuk praktik politik uang atau yang dikenal dengan istilah “serangan fajar” saat pelaksanaan PSU di Kabupaten Serang.

“Benar, kami telah mengamankan lebih dari lima orang yang diduga terlibat dalam penyebaran politik uang, beserta barang bukti uang puluhan juta rupiah,” kata AKP Andi Kurniady, dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Jumat (18/4/2025).

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

“Kasus ini masih kami dalami dan akan diproses lebih lanjut bersama Gakkumdu Kabupaten Serang,” imbuh AKP Andi Kurniady.

AKP Andi menjelaskan bahwa operasi tangkap tangan tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Cikeusal pada Jumat sore, 18 April 2025 sekitar pukul 16.15 WIB, dan di Kecamatan Ciruas sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan operasi tersebut, sebanyak lima orang terduga pelaku dugaan politik uang berhasil diamankan.

Selain uang tunai dalam berbagai pecahan, petugas juga menyita sejumlah dokumen seperti Kartu Keluarga (KK) dan fotokopi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari para tersangka. Seluruh barang bukti dan terduga pelaku kini telah diserahkan kepada Bawaslu untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Lebih lanjut, AKP Andi menegaskan bahwa Tim Gakkumdu Kabupaten Serang bersama Tim Gakkumdu Provinsi Banten akan terus meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan guna memastikan pelaksanaan PSU berjalan aman, damai, dan bebas dari praktik politik uang.

“Kami intensif melakukan patroli ke daerah-daerah rawan politik uang agar pelaksanaan PSU berlangsung lancar tanpa gangguan,” pungkasnya.

Dengan adanya temuan dan penangkapan sejumlah terduga pelaku politik uang ini, Bawaslu diharapkan dapat bertindak tegas dan mengungkap tuntas jaringan di balik praktik kotor ini, termasuk kemungkinan keterlibatan tim kampanye peserta Pilkada Serang.

Integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi dalam PSU Pilkada Serang menjadi taruhan dalam penanganan kasus ini. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni
Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:40 WIB

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:36 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:18 WIB

Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan

Berita Terbaru