Panas Dapur Artis: Konflik Bisnis Kuliner Kembali Mencuat, dari Bebek Carok hingga Sengketa Merek

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tretan Muslim vs King Abdi (Instagram/YouTube)

Tretan Muslim vs King Abdi (Instagram/YouTube)

1TULAH.COM-Dunia bisnis kuliner Tanah Air kembali diwarnai drama, kali ini menyeret nama-nama komedian dan pengusaha. Pernyataan King Abdi mengenai keterlibatannya dalam bisnis bebek artis yang berujung ‘pendepakan’ memicu polemik.

Di sisi lain, Tretan Muslim, pemilik bisnis Bebek Carok, dengan tegas membantah klaim tersebut dan menyatakan resep andalannya berasal dari sang istri.

Sayangnya, perseteruan ini bukanlah babak baru dalam kisah проблемные bisnis kuliner yang digawangi selebriti. Sebelumnya, tak sedikit bisnis serupa yang terjerat masalah, mulai dari ketidaktransparanan keuangan hingga sengketa merek yang berujung meja hijau. Berikut ulasan lengkap beberapa permasalahan bisnis kuliner artis yang sempat menjadi sorotan:

  1. Tretan Muslim vs King Abdi: Perang Klaim Resep Bebek

Api perseteruan antara Tretan Muslim dan King Abdi bermula dari pengakuan King Abdi di media sosial. Ia mengaku pernah direkrut untuk membantu membangun konsep restoran bebek, termasuk meracik resep, dengan iming-iming bagian keuntungan sebesar 5 persen. Namun, King Abdi merasa tiba-tiba ‘didepak’ dari bisnis yang kini telah memiliki 11 cabang tersebut.

Tretan Muslim yang merasa tersindir pun angkat bicara. Ia membenarkan adanya tawaran bagian 5 persen kepada King Abdi, yang menurutnya telah dipenuhi oleh rekannya. Namun, Tretan meluruskan kronologi kejadian. Menurutnya, partnernya memang meminta King Abdi untuk mencoba memasak setelah sang istri, Rinda. Pada akhirnya, disepakati bahwa resep Bebek Carok akan menggunakan racikan Rinda, dan justru King Abdi yang memilih untuk mengundurkan diri.

Meski demikian, Tretan mengakui bahwa ide cobek besar dan bebek gantung yang menjadi ciri khas Bebek Carok berasal dari King Abdi. Namun, ia bersikukuh bahwa dirinya dan sang istri tidak ‘mencuri’ resep.

  1. Okin dan Jerome Polin: Dugaan TPPU di Balik Gurita Bisnis
Baca Juga :  Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Permasalahan serius juga sempat menjerat Niko Al Hakim alias Okin dalam bisnis Ngikan Yuk. Ia berselisih dengan rekan bisnisnya, Hendy Setiono, terkait dugaan ketidaktransparanan keuangan. Okin mengaku berulang kali ditolak permintaannya untuk melihat rekening koran perusahaan.

Merasa ada yang tidak beres, Okin akhirnya melaporkan Hendy Setiono ke pihak berwajib atas dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Tak hanya Okin, Jerome Polin, yang juga bekerja sama dengan Hendy Setiono dalam bisnis Menantea, mengaku menjadi korban dari situasi tersebut.

Kasus ini sempat menyeret nama Edho Zell dan almarhum Babe Cabita. Edho Zell kemudian memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa ia masih menjalin kemitraan bisnis dengan Hendy Setiono.

Kabar baiknya, menjelang Lebaran 2025 lalu, Okin dan Hendy Setiono sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, tanpa melalui jalur hukum.

  1. Ruben Onsu: Sengketa Merek Geprek Bensu yang Berlarut-larut

Berbeda dengan Okin yang berujung damai, sengketa merek Geprek Bensu milik Ruben Onsu justru menempuh jalur hukum yang panjang dan belum usai hingga tahun 2022. Ruben Onsu berhadapan dengan pengusaha Benny Sujono.

Melalui Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Benny Sujono menuntut ganti rugi sebesar Rp100 juta kepada Ruben Onsu. Pihaknya meyakini sebagai pemilik pertama merek I Am Geprek Bensu sejak tahun 2019.

Sementara itu, bisnis Geprek Bensu milik Ruben Onsu berdiri lebih awal, yaitu pada tahun 2017. Ruben baru mendaftarkan nama “Bensu” sebagai hak miliknya pada tahun 2018. Di tahun yang sama, Ruben Onsu justru menggugat pihak Ayam Geprek Benny Sujono.

Persidangan kasus sengketa merek ini berlangsung alot, mulai dari tingkat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hingga Mahkamah Agung, yang pada akhirnya memenangkan pihak Benny Sujono.

  1. Irwansyah vs Medina Zein: Tuduhan Penggelapan Dana Bisnis Kue
Baca Juga :  Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Awalnya menjalin kemitraan yang baik, Irwansyah dan Medina Zein bekerja sama dalam bisnis kuliner kue kekinian. Medina Zein menjabat sebagai komisaris dengan kepemilikan saham sebesar 20 persen.

Namun, hubungan bisnis keduanya memanas pada tahun 2019. Medina Zein melaporkan Irwansyah atas dugaan penggelapan dana perusahaan sekitar Rp2 miliar.

Irwansyah dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa dana miliaran rupiah itu digunakan sesuai dengan kesepakatan para pemegang saham Bandung Makuta, dan Medina Zein disebut turut hadir dalam rapat pengambilan keputusan tersebut.

Setelah melalui proses hukum yang cukup panjang, terutama terkendala pandemi Covid-19, Irwansyah dan Medina Zein akhirnya sepakat untuk berdamai pada April 2021.

Popularitas Tak Menjamin Kelancaran

Deretan permasalahan bisnis kuliner artis di atas menjadi pengingat bahwa popularitas dan nama besar seorang selebriti tidak secara otomatis menjamin kesuksesan dan kelancaran sebuah usaha. Manajemen yang profesional, transparansi keuangan, dan perjanjian kerja sama yang jelas menjadi fondasi penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan, terlepas dari siapa pemiliknya.

Kasus-kasus ini juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam memilih rekan bisnis dan perlunya pemahaman yang mendalam terkait hak kekayaan intelektual, terutama merek dagang. Konflik yang muncul seringkali berakar dari kurangnya komunikasi, ketidakjelasan pembagian peran dan keuntungan, serta potensi adanya itikad tidak baik dari salah satu pihak.

Bagaimana pendapat Anda mengenai dinamika bisnis kuliner yang melibatkan para pesohor ini? Apakah popularitas seorang artis menjadi jaminan kesuksesan, atau justru memunculkan potensi masalah yang lebih kompleks? (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Berita Terbaru