Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Jutaan Orang Terancam Miskin! Ini Penyebabnya

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kelas menengah. [Suara.com/Alfian Winanto]

Ilustrasi kelas menengah. [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Kabar mengejutkan datang dari hasil riset terbaru: jumlah kelas menengah Indonesia mengalami penyusutan hingga 7 persen dalam enam tahun terakhir. Akibatnya, jutaan orang yang sebelumnya masuk dalam kategori ini kini terancam masuk golongan rentan miskin.

Penyusutan Kelas Menengah yang Mengkhawatirkan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi kelas menengah Indonesia turun dari 17,24 persen pada 2014 menjadi 17,13 persen pada 2024. Secara jumlah, terjadi penurunan dari 57,33 juta jiwa pada 2019 menjadi 47,85 juta jiwa pada 2024.

Artinya, dalam kurun waktu tersebut, sekitar 9,48 juta orang telah bergeser dari status kelas menengah menjadi rentan miskin. Meskipun angka kemiskinan secara umum turun, penyusutan kelas menengah ini menjadi perhatian serius.

Baca Juga :  Spinoloco Casino – Mobile‑First Slots, Live Tables & Crypto Play

Faktor-faktor Penyebab Penyusutan Kelas Menengah

Beberapa faktor utama yang menyebabkan penyusutan kelas menengah antara lain:

  • Kenaikan harga kebutuhan pokok: Inflasi yang tinggi membuat daya beli masyarakat menurun.
  • Biaya pendidikan dan kesehatan yang semakin mahal: Beban pengeluaran untuk pendidikan dan kesehatan terus meningkat.
  • Pendapatan masyarakat yang stagnan atau menurun: Pertumbuhan ekonomi yang lambat dan ketidakstabilan lapangan kerja berdampak pada pendapatan masyarakat.
Baca Juga :  Hari Buruh 2026: Menguak Realita Beban Berlapis dan Ketimpangan Upah Pekerja Perempuan

Meskipun terjadi penyusutan, BPS mencatat bahwa jumlah kelas menengah dan menuju kelas menengah di Indonesia pada 2024 mencapai 66,33 persen dari total penduduk. Kelompok ini memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian nasional, dengan kontribusi konsumsi mencapai 81,49 persen dari total konsumsi masyarakat.

BPS menekankan pentingnya penguatan daya beli tidak hanya untuk kelompok miskin, tetapi juga untuk kelompok kelas menengah dan menuju kelas menengah. Dengan daya beli yang kuat, kelompok ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

PKB Kalteng Seleksi 30 Kandidat Ketua DPC se-Kabupaten/Kota
Polres Cimahi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Rongga Bandung Barat
Pelarian Berakhir di Wonogiri! Polresta Pati Tangkap Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati
Bukan Sekadar Kerjasama, Pakar Sebut Ada Upaya Kontrol Informasi Top-Down melalui Homeless Media
Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP
Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE
Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning
76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:17 WIB

PKB Kalteng Seleksi 30 Kandidat Ketua DPC se-Kabupaten/Kota

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:34 WIB

Polres Cimahi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Rongga Bandung Barat

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:50 WIB

Pelarian Berakhir di Wonogiri! Polresta Pati Tangkap Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:18 WIB

Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:28 WIB

Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:49 WIB

Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:37 WIB

76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:38 WIB

Oknum Polisi Viral Merokok Saat Berkendara, Polda Kalsel Turun Tangan

Berita Terbaru