Wagub Rano Ingin Alat Berat Pengendali Banjir Jakarta Dipasang GPS

- Jurnalis

Minggu, 23 Februari 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rano Karno atau Bang Doel saat menyapa warga di Ulujami, Jakarta, Kamis (30/10/2024). (sumber: suara.com)

Rano Karno atau Bang Doel saat menyapa warga di Ulujami, Jakarta, Kamis (30/10/2024). (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan sistem pelacakan GPS pada seluruh alat berat yang digunakan dalam kegiatan pengerukan sungai dan waduk.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menjelaskan bahwa pemasangan GPS ini bertujuan untuk memudahkan pemantauan lokasi serta pergerakan alat-alat berat selama proses pengerukan berlangsung.

Kebijakan tersebut diumumkan setelah dirinya memimpin apel Siaga Jakarta Siap Menjaga Jakarta di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu, 23 Februari 2025.

Dengan adanya sistem GPS, Pemprov DKI Jakarta dapat melakukan pemantauan secara real-time guna memastikan bahwa pengerukan berjalan sesuai dengan perencanaan.

Baca Juga :  Trino Casino: Schnelle Gewinne und High‑Intensity Slots für den schnelllebigen Spieler

Selain itu, Rano Karno juga meminta agar data pergerakan alat berat dapat diakses langsung dari ruang kerjanya, sehingga ia bisa mengawasi perkembangan pekerjaan secara lebih efektif.

Pemprov DKI Jakarta menargetkan pengerukan sedimentasi di berbagai sungai dan waduk berlangsung hingga Agustus 2025.

Rano Karno menegaskan bahwa pengerukan perlu dilakukan secara berkala karena sedimentasi terus bertambah setiap harinya.

Oleh sebab itu, pemerintah menetapkan jadwal pengerukan minimal setiap enam bulan sekali agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat meningkatkan risiko banjir di wilayah Jakarta.

Baca Juga :  Megawati Kritik Keras Sidang Militer Kasus Air Keras Aktivis KontraS: "Hukum Jangan Poco-Poco!"

Melalui program ini, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pengangkatan sekitar satu juta meter kubik lumpur dari sungai dan waduk.

Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah mencari lokasi pembuangan sedimentasi tersebut.

Meskipun begitu, Rano Karno menegaskan bahwa solusi harus segera ditemukan agar kegiatan pengerukan dapat berjalan maksimal tanpa mengalami kendala teknis yang dapat menghambat pelaksanaannya.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP
Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE
Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning
76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!
KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Bukan Oplosan, Ternyata Begini Cara “Halus” Mafia BBM Subsidi di Kalbar Beraksi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:18 WIB

Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:28 WIB

Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:49 WIB

Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:37 WIB

76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:31 WIB

KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:55 WIB

Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:09 WIB

Bukan Oplosan, Ternyata Begini Cara “Halus” Mafia BBM Subsidi di Kalbar Beraksi

Berita Terbaru