Kecelakaan Maut di Sungai Jelai Tala, 1 Wanita Muda Warga Kotabaru Tewas

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan maut kembali terjadi Jalan A Yani Desa Sungai Jelai, Tambang Ulang, Tanah Laut (Tala), Kalsel, Selasa pagi, 11 Februari 2025. Foto: Grup WhatsApp

Kecelakaan maut kembali terjadi Jalan A Yani Desa Sungai Jelai, Tambang Ulang, Tanah Laut (Tala), Kalsel, Selasa pagi, 11 Februari 2025. Foto: Grup WhatsApp

1TULAH.COM, Pelaihari – Kecelakaan maut kembali terjadi Jalan A Yani Desa Sungai Jelai, Tambang Ulang, Tanah Laut (Tala), Kalsel, Selasa pagi, 11 Februari 2025.

Diketahui kecelakaan melibatkan kendaraan roda 2 nopol DA 5409 GY dan roda 4 dengan nopol DA 3027 PV.

Berdasarkan informasi diterima media ini, laka itu menewaskan 1 orang korban, wanita bernama Famela Mutiar Pinandita (21) warga Manunggal Lama, Sungai Durian, Kotabaru.

Baca Juga :  Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Dari informasi yang dihimpun, kronologis kejadian bermula saat pengendara roda dua menuju arah Pelaihari berusaha mendahului kendaraan di depannya, yang kemudian terlibat tabrakan dengan pikap double cabin.

Baca Juga :  Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Kapolsek Tambang Ulang, Iptu Agusto Ferdinand Colunga mengatakan laka tersebut sudah ditangani Unit Laka Polres Tala.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian diantarkan ke rumah duka di Sungai Durian, Kotabaru.

Penulis: M Lutfi Ashidiqi

Editor: Aprie

Berita Terkait

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an
DPRD Apresiasi Bantuan Air Bersih
Fraksi KPDN Minta Anggaran Penanganan Karhutla dan Penghargaan untuk Petugas
Perubahan APBD Tidak Boleh Berhenti pada Penyesuaian Angka di Atas Kertas
PT NPR Dorong Penyelesaian Tali Asih Lahan dengan Pendekatan Kearifan Lokal
Karhutla Kalteng: 8.093 Hotspot Terdeteksi, BPB-PK Perkuat Penanganan
Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Perlindungan Masyarakat Jadi Prioritas
Pemprov Kalteng Salurkan 86.200 Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Jumat, 25 September 2026 - 15:10 WIB

DPRD Apresiasi Bantuan Air Bersih

Jumat, 25 September 2026 - 10:54 WIB

Fraksi KPDN Minta Anggaran Penanganan Karhutla dan Penghargaan untuk Petugas

Jumat, 25 September 2026 - 10:14 WIB

Perubahan APBD Tidak Boleh Berhenti pada Penyesuaian Angka di Atas Kertas

Kamis, 24 September 2026 - 13:29 WIB

PT NPR Dorong Penyelesaian Tali Asih Lahan dengan Pendekatan Kearifan Lokal

Kamis, 24 September 2026 - 11:21 WIB

Karhutla Kalteng: 8.093 Hotspot Terdeteksi, BPB-PK Perkuat Penanganan

Kamis, 24 September 2026 - 11:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Perlindungan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 23 September 2026 - 10:09 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 86.200 Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru

DPRD Seruyan memberi perhatian terhadap krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat musim kemarau di sejumlah wilayah. Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, mengapresiasi langkah Pemkab Seruyan yang dinilai masif menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa terdampak.

Seruyan

DPRD Apresiasi Bantuan Air Bersih

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:10 WIB