Guru Swasta Geruduk DPR RI: Tuntut Kejelasan Status ASN

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi dari Forum Guru Swasta Nasional Passing Grade Tahun 2023 mulai memadati kawasan depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. (Suara.com/Moh Reynaldi Risahondua)

Massa aksi dari Forum Guru Swasta Nasional Passing Grade Tahun 2023 mulai memadati kawasan depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. (Suara.com/Moh Reynaldi Risahondua)

1TULAH.COM-Ratusan guru swasta yang tergabung dalam Forum Guru Swasta Nasional Passing Grade Tahun 2023 menggelar aksi damai di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2025). Mereka menuntut kejelasan status pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi guru swasta yang hingga saat ini belum mendapatkan formasi atau penempatan.

Air Mata dan Doa Mengiringi Tuntutan Guru Swasta

Massa aksi yang hadir sejak pukul 10.25 WIB tampak kompak mengenakan seragam putih hitam. Mereka menyanyikan lagu Hymne Guru dan Indonesia Raya dengan penuh semangat. Sebelum memulai orasi, para guru swasta ini memanjatkan doa, tak sedikit yang meneteskan air mata.

Massa aksi datang dari berbagai daerah, seperti Lamongan, Bojonegoro, Tuban (Jawa Timur), Blora, dan Grobogan (Jawa Tengah). Mereka membawa berbagai poster dan spanduk berisi tuntutan dan aspirasi.

Baca Juga :  Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

Orator: Kami Tuntut Keadilan!

Salah satu orator wanita menyampaikan orasinya di atas mobil komando. Dengan suara lantang, ia menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan sekadar untuk berorasi, tetapi untuk menuntut keadilan bagi guru swasta.

“Kami yang berada di depan Gedung DPR RI yang sangat mewah, kami telah lulus ujian PPPK 2023, kami menuntut hak kami, dari tahun 2023 sampai saat ini, kami tidak diberi kepastian, kami tidak mendapatkan penempatan, kami menuntut untuk adil,” ucap orator wanita tersebut.

Ia juga menyoroti perbedaan status antara guru swasta dan guru negeri. Menurutnya, guru swasta juga berhak mendapatkan keadilan yang sama, karena mereka sama-sama berperan dalam mencerdaskan anak bangsa.

Baca Juga :  Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

“Guru swasta layak diberikan keadilan, guru swasta juga manusia, kepada siapa lagi kami harus mengadu, hanya kepada Bapak, Ibu yang ada di dalam kami berharap,” lanjutnya.

Ancaman Jika Aspirasi Tidak Didengar

Orator wanita itu juga menyampaikan ancaman jika aspirasi mereka tidak didengar. Mereka akan terus bertahan di depan Gedung DPR RI sampai tuntutan mereka dipenuhi.

“Jangan diskriminasi kami, kalau aspirasi kami tidak diterima, kami akan tetap di sini (Gedung DPR),” pungkasnya.

Aksi damai ini menjadi simbol perjuangan guru swasta untuk mendapatkan status yang jelas dan setara dengan guru negeri. Mereka berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi dan kepastian terkait pengangkatan ASN bagi guru swasta yang telah lulus passing grade. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M
Wabup Barsel Instruksikan Pembentukan Posko Karhutla dan Distribusi Air Bersih di Setiap Kecamatan
Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon
DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting
Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!
Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Senin, 28 September 2026 - 13:31 WIB

Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon

Senin, 28 September 2026 - 06:53 WIB

DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting

Senin, 28 September 2026 - 06:48 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:28 WIB

Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

Minggu, 27 September 2026 - 09:17 WIB

Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:14 WIB

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Berita Terbaru