PBB Tegas Tolak Rencana Relokasi Warga Palestina oleh Trump

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo PBB. (Shutterstock)

Logo PBB. (Shutterstock)

1TULAH.COM-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (27/1/2025) menolak proposal Presiden AS Donald Trump yang mengusulkan pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza ke luar wilayah tersebut.

Kami menentang setiap rencana yang akan mengakibatkan pemindahan paksa penduduk atau dapat menyebabkan pembersihan etnis dalam bentuk apa pun,” kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric, saat konferensi pers.

Pada hari Sabtu, Trump menyarankan untuk “membersihkan” Gaza dan mengalihkan warga Palestina ke Mesir dan Yordania, dengan menyebut kawasan itu sebagai “tempat yang telah hancur total” akibat genosida yang dilakukan oleh Israel.

Dujarric juga mengingatkan bahwa Mesir, Yordania, dan Liga Arab telah menolak proposal Trump tersebut.

Mesir, Yordania, Liga Arab, dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) telah mengeluarkan pernyataan tegas yang menolak segala upaya pemindahan atau relokasi warga Palestina dari tanah mereka.

Terkait situasi di Tepi Barat

Menanggapi pertanyaan dari Anadolu mengenai potensi wilayah pendudukan Tepi Barat sebagai “Gaza baru” di tengah peningkatan serangan militer Israel, Dujarric menyatakan: “Kami sangat khawatir tentang memburuknya keadaan di Tepi Barat.”

Baca Juga :  Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Ia mengkritik keras “aktivitas kekerasan yang tidak terkontrol oleh pemukim Israel terhadap warga sipil Palestina di Tepi Barat.”

Dujarric juga mengingatkan semua pihak untuk tidak “mengalihkan perhatian dari isu-isu lain,” meskipun Gaza tetap menjadi sorotan utama.

Mengenai kondisi saat ini di Tepi Barat, Dujarric menyampaikan peringatan dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) tentang situasi yang semakin memburuk di Jenin dan kamp pengungsinya.

Operasi militer Israel yang telah berlangsung selama tujuh hari sejak 21 Januari mengakibatkan banyak korban jiwa serta kerusakan pada jalur dan infrastruktur.

Ia mengingatkan tentang pembunuhan seorang balita Palestina oleh Israel pada akhir pekan lalu dan melaporkan, “Sejak operasi di Jenin dimulai pada 21 Januari, terdapat 16 kematian yang dilaporkan.”

Selain itu, hari ini di kamp pengungsi Tulkarm, serangan udara telah mengakibatkan dua warga Palestina tewas, menambah kekhawatiran mengenai penggunaan kekuatan yang melebihi batas penegakan hukum,” lanjutnya.

Baca Juga :  Wabup Barsel Instruksikan Pembentukan Posko Karhutla dan Distribusi Air Bersih di Setiap Kecamatan

Dujarric juga menegaskan bahwa “rumah sakit bukanlah sasaran serangan dan harus dilindungi setiap saat,” sambil menyoroti pengepungan Rumah Sakit Pemerintah Tulkarm oleh pasukan Israel.

Ketegangan terus meningkat di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki akibat perang Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 47.300 orang dan melukai 111.500 lainnya sejak 7 Oktober 2023.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, setidaknya 880 warga Palestina tewas dan lebih dari 6.700 lainnya terluka akibat serangan pasukan Israel di wilayah pendudukan tersebut.
Gencatan senjata dan pertukaran tahanan mulai berlaku di Gaza pada 19 Januari, menghentikan perang genosida Israel di wilayah itu.

Pada bulan Juli, Mahkamah Internasional (ICJ) menyatakan bahwa pendudukan Israel yang berkepanjangan atas wilayah Palestina adalah ilegal, dan menyerukan pengosongan semua permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M
Wabup Barsel Instruksikan Pembentukan Posko Karhutla dan Distribusi Air Bersih di Setiap Kecamatan
Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon
DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting
Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!
Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Senin, 28 September 2026 - 13:31 WIB

Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon

Senin, 28 September 2026 - 06:53 WIB

DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting

Senin, 28 September 2026 - 06:48 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:28 WIB

Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

Minggu, 27 September 2026 - 09:17 WIB

Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:14 WIB

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Berita Terbaru