Kemenkes Wajibkan Pendaftaran Grup WA Peserta PPDS, Ini Alasannya

- Jurnalis

Senin, 28 Oktober 2024 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Profesi Dokter

Ilustrasi: Profesi Dokter

1TULAH.COM – Kementerian Kesehatan RI baru-baru ini mengeluarkan pedoman baru mengenai pembuatan grup komunikasi WhatsApp untuk peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Azhar Jaya, menyebutkan bahwa grup WhatsApp ini sebenarnya bermanfaat sebagai sarana komunikasi antara senior dan junior, tetapi sering disalahgunakan.

Misalnya, grup tersebut kadang menjadi tempat terjadi perundungan verbal, pemberian instruksi yang tidak berkaitan dengan pendidikan, serta pemberian hukuman yang tidak masuk akal.

Azhar menjelaskan bahwa grup WhatsApp untuk peserta PPDS perlu diawasi agar tidak disalahgunakan. Menurutnya, salah satu masalah utama adalah kurangnya pembinaan dari pihak rumah sakit dan fakultas kedokteran di dalam grup komunikasi ini.

Ia menambahkan bahwa kehadiran kepala program studi (prodi) dan Kelompok Staf Medis (KSM) di dalam grup tersebut dapat membantu menjaga etika komunikasi. Dengan kehadiran pihak yang bertanggung jawab, perundungan dapat ditekan karena senior akan lebih berhati-hati dalam bersikap.

Azhar mengungkapkan bahwa sering kali perundungan yang dilakukan oleh senior kepada junior di PPDS terjadi melalui grup WhatsApp, termasuk permintaan uang dalam jumlah besar untuk kegiatan yang tidak terkait dengan pendidikan.

Grup chat yang tidak terpantau oleh pihak resmi dinilai sebagai tempat rawan terjadinya perundungan. Azhar menekankan pentingnya pengawasan untuk mencegah niat buruk dari senior yang dapat merugikan junior.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Berita Terbaru

Sejumlah anggota Damkar saat melakukan pemadaman pada salah satu lahan yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui BPBD secara resmi memutuskan untuk memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta Kekeringan Tahun 2026.

Seruyan

Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah

Senin, 2 Nov 2026 - 15:23 WIB

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., disambut oleh masyarakat saat melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan di Seruyan belum lama ini.

Seruyan

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 Nov 2026 - 10:25 WIB