1TULAH.COM-Masa-masa sulit akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap tebal di Kalimantan Tengah (Kalteng) perlahan mulai berganti dengan kondisi yang lebih membaik. Seiring dengan kembalinya udara segar dan pulihnya lingkungan, perhatian kini tertuju pada pentingnya membangkitkan kembali taraf hidup serta roda perekonomian masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
Sorotan utama mengenai momentum pemulihan ini datang langsung dari pihak legislatif daerah yang menilai bahwa kebangkitan ekonomi warga harus berjalan beriringan dengan pemulihan ekologis.
Pernyataan Resmi Anggota Komisi III DPRD Kalteng
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, memberikan perhatian khusus terhadap situasi pascabencana karhutla dalam keterangannya pada Selasa (2/11/2026).
Ia menegaskan bahwa pemulihan kondisi daerah harus dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat dalam kehidupan harian mereka.
“Kita mendoakan agar kondisi Kalteng semakin membaik setelah terdampak kabut asap. Harapannya, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman, aman, dan produktif,” tegas Faridawaty.
Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen DPRD Kalteng untuk terus mengawal dan mendukung langkah-langkah pemulihan daerah pascabencana.
Pandangan Legislator: Dampak Karhutla Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan
Dalam analisisnya, Faridawaty menyoroti bahwa ancaman kabut asap memiliki efek domino yang meluas. Bencana tersebut tidak bisa hanya dipandang sebagai persoalan kesehatan atau kualitas udara semata, tetapi juga sebagai hambatan serius bagi roda perekonomian warga.
Menurut Legislator Komisi III DPRD Kalteng tersebut, dampak nyata bencana kabut asap meliputi:
-
Kelumpuhan Sektor Perdagangan: Terganggunya aktivitas jual beli di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan akibat keterbatasan mobilitas warga.
-
Hambatan Kegiatan Usaha: Pelaku UMKM dan sektor jasa mengalami penurunan pendapatan akibat iklim usaha yang tidak kondusif.
-
Ancaman Sumber Penghidupan: Terhentinya berbagai sektor lapangan kerja lapangan yang bergantung pada kondisi cuaca dan udara terbuka.
Dorongan DPRD untuk Pemulihan Ekonomi di Bumi Tambun Bungai
Melihat kondisi yang kian membaik, Faridawaty berharap situasi ini menjadi momentum awal untuk merevitalisasi berbagai sektor kehidupan. Pihaknya mendorong agar pusat-pusat kegiatan ekonomi di Kalimantan Tengah kembali bergerak aktif tanpa bayang-bayang ancaman kabut asap.
Ia menekankan dua pilar utama pemulihan pascakarhutla yang harus dicapai:
-
Pemulihan Lingkungan yang Berkelanjutan: Terjaganya kualitas udara bersih dan pencegahan dini dari potensi ancaman titik api baru.
-
Penguatan Ekonomi Daerah: Kembali bergairahnya aktivitas usaha lokal, perdagangan, serta meningkatnya produktivitas masyarakat di seluruh pelosok Kalteng.
Harapan dan Komitmen Bersama untuk Masa Depan Kalteng
Menutup penyampaian pesannya, legislator Kalteng ini turut mendoakan agar Provinsi Kalimantan Tengah senantiasa dilindungi dan terhindar dari ancaman bencana serupa di masa mendatang.
“Pemulihan pascakarhutla tidak hanya terlihat dari membaiknya kondisi lingkungan, tetapi juga dari kembali bergairahnya kegiatan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” pungkas Faridawaty.
DPRD Kalteng mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan, sehingga iklim usaha dan aktivitas sosial warga dapat terus berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkelanjutan. (Ingkit)

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)














![Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/kapolres-kapuas-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

