Ketahuan Minta Fee 25%, Tiga Pegawai Kementan Dipecat dan Rugi Negara Miliaran Rupiah

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman [dok]

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman [dok]

1TULAH.COM-Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengambil tindakan tegas dengan memecat tiga pegawai Kementerian Pertanian (Kementan) yang terlibat dalam dugaan korupsi. Ketiga pegawai tersebut terbukti meminta fee sebesar 25% dari total nilai proyek kepada pengusaha yang ingin mendapatkan proyek di Kementan.

Berdasarkan pengakuan para pegawai tersebut, mereka telah menerima uang sebesar Rp10 miliar dari praktik korupsi ini. Tindakan tidak terpuji ini dilakukan secara berulang kali, dengan jumlah yang bervariasi mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“Tadi malam kami dapat laporan dari orang yang tidak bisa saya sebut namanya, mengatakan bahwa ada dari luar meminta proyek, kemudian dari Kementerian Pertanian meminta fee 25%. Setelah kami panggil mungkin 5 menit, kami tanya, ternyata sudah menerima uang kurang lebih Rp 10 miliar,” ujar Amran di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2024).

Baca Juga :  Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya

Amran menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan korupsi di lingkungan Kementan. Ia pun memastikan bahwa kasus ini akan diproses secara hukum. “Hari ini kami copot yang bersangkutan. Nonaktif, bisa saja pemecatan. Singkat cerita, nggak ada kompromi bagi yang melakukan korupsi di Kementerian Pertanian,” tegasnya.

Modus Operandi dan Dampak Korupsi

Modus operandi yang dilakukan oleh ketiga pegawai tersebut cukup sederhana namun merugikan negara. Mereka meminta fee kepada pengusaha yang ingin mendapatkan proyek di Kementan dengan persentase yang cukup besar. Tindakan ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menghambat proses pembangunan di sektor pertanian.

Baca Juga :  Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Langkah-langkah Pencegahan Korupsi

Untuk mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang, Kementerian Pertanian perlu melakukan beberapa langkah, antara lain:

  • Penguatan Pengawasan: Memperkuat sistem pengawasan internal untuk mencegah terjadinya praktik korupsi.
  • Transparansi: Meningkatkan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa.
  • Peningkatan Integritas Pegawai: Melakukan pendidikan dan pelatihan antikorupsi bagi seluruh pegawai.
  • Kerjasama dengan Aparat Penegak Hukum: Memperkuat kerjasama dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku korupsi.

Pemecatan tiga pegawai Kementan akibat kasus korupsi ini merupakan langkah yang tepat untuk membersihkan institusi dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Pemerintah perlu terus berkomitmen dalam memberantas korupsi di semua sektor, termasuk sektor pertanian. (Sumber:Suara.com)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Berita Terbaru

Ketua Pengcab ORADO Murung Raya, Reno S.Kom

Berita

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB