Kenali Sindrom Kematian Mendadak yang Dialami Marissa Haque

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marissa Haque. Sumber foto : suara.com

Marissa Haque. Sumber foto : suara.com

 

1TULAH.COM – Kabar duka datang dari dunia hiburan dengan meninggalnya aktris senior dan politikus Marissa Haque pada Rabu (2/10) pukul 00:50 WIB.

Istri penyanyi Ikang Fawzi yang berusia 61 tahun ini berpulang secara mendadak, dan keluarganya menyatakan bahwa almarhumah tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya. Dalam kondisi tersebut, Marissa Haque diduga mengalami sindrom kematian mendadak (SDS).

SDS adalah istilah umum yang merujuk pada serangkaian sindrom jantung yang dapat menyebabkan henti jantung mendadak dan berpotensi menyebabkan kematian.

Beberapa sindrom ini disebabkan oleh masalah struktural pada jantung, sementara yang lain mungkin disebabkan oleh ketidakaturan dalam saluran listrik jantung.

Kondisi ini dapat mengakibatkan henti jantung yang tiba-tiba, bahkan pada individu yang tampak sehat.

Banyak kasus SDS tidak terdiagnosis, dan kematian akibatnya seringkali dicatat sebagai penyebab alami atau serangan jantung.

Orang yang mengalami SDS biasanya tampak sehat sebelum kejadian jantung atau kematian, dan kondisi ini tidak selalu menunjukkan tanda atau gejala yang jelas.

Namun, terdapat faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang memiliki kondisi terkait SDS, seperti adanya riwayat genetik dan beberapa kondisi medis tertentu, termasuk gangguan bipolar, penyakit jantung, epilepsi, aritmia, dan kardiomiopati hipertrofik.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru

Ketua Pengcab ORADO Murung Raya, Reno S.Kom

Berita

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB