Tingkatkan Kompetisi Bagi CPMI, Disnakertrans Barsel Gelar Pelatihan Bahasa Asing

- Jurnalis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnakertrans Barsel, Sufian Arifin didampingi Sekretaris dan Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Situros bersama jajarannya saat berfoto bersama peserta yang mengikuti program pelatihan bahasa Jepang, bertempat di Aula kantor UPTD BLK Buntok, Jalan Jelapat, Selasa (1/10/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Kepala Disnakertrans Barsel, Sufian Arifin didampingi Sekretaris dan Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Situros bersama jajarannya saat berfoto bersama peserta yang mengikuti program pelatihan bahasa Jepang, bertempat di Aula kantor UPTD BLK Buntok, Jalan Jelapat, Selasa (1/10/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), melaksanakan program peningkatkan kompetisi bagi para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dengan menggelar pelatihan bahasa Jepang, bertempat di Aula Kantor UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), Jalan Jelapat, Selasa (1/10/2024).

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Disnakertrans Barsel, Sufian Arifin, dihadiri oleh Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Sahala Junjungan Situros beserta staf, dan seluruh peserta.

Sufian Arifin menyampaikan, selain untuk meningkatkan kualitas SDM, pelatihan bahasa Jepang tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelindungan kepada pekerja migran, sebagaimana diamanahkan Undang-Undang nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI).

“Saat ini, program-program pelatihan seperti yang kita laksanakan ini sangatlah penting, karena bagi para Pencari Kerja (Pencaker) untuk bisa memasuki pasar kerja yang dibutuhkan adalah kompetensi dan kualitas serta keterampilan kerja,” ujarnya.

Baca Juga :  Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Ia menuturkan, program pelatihan tersebut merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel dalam menyiapkan SDM terutama CPMI yang unggul dan berkualitas untuk dapat mengisi peluang kerja ke luar negeri melalui peningkatan kapasitas bahasa dan budaya asing, serta dalam rangka mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar kalian memiliki keterampilan dan kecakapan kerja serta kemahiran berbahasa Jepang,” tutur Sufian Arifin.

Sementara itu, Sahala Junjungan Situros menerangkan, program pelatihan bahada Jepang tersebut merupakan hal yang sangat vital, karena berkaitan dengan bahasa dan budaya negeri Sakura, maka dari itu wajib dipelajari secara mendalam, karena itu menjadi syarat utama untuk dapat bekerja di sana.

Baca Juga :  Libur Panjang Mei 2026, Pendaki Gunung Rinjani Capai 1.505 Orang

“Peserta pelatihan bahasa Jepang ini berjumlah 20 orang, dan semuanya merupakan warga Kabupaten Barsel,” terangnya.

Ia mengatakan, melalui program pelatihan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas para calon pekerja migran, seperti kemampuan bahasa, memahami budaya asing, meningkatkan kesempatan kerja, mengurangi resiko keterbatasan komunikasi, membangun jaringan, peningkatan kemandirian dan dapat memberikan informasi tentang prosedur migrasi kepada calon pekerja migran lainnya sebelum berangkat.

“Kami berharap program pelatihan ini bisa meningkatkan keterampilan dan kompetensi para calon pekerja migran di Kabupaten Barsel, sehingga mereka siap bekerja di luar negeri khususnya di Jepang,” kata Sahala Junjungan Situros. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Berita Terbaru

Ketua Pengcab ORADO Murung Raya, Reno S.Kom

Berita

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB