MTQ Nasional ke-30 di Kaltim: Perpaduan Tradisi dan Teknologi

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malam Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-30 di Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (8/9/2024) berlangsung meriah dan spektakuler.

Malam Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-30 di Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (8/9/2024) berlangsung meriah dan spektakuler.

1TULAH.COM-Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-30 yang diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Timur telah sukses digelar dengan meriah.

Acara pembukaan yang berlangsung pada Minggu (8/9/2024) di Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening, Samarinda, menjadi saksi bisu atas semangat persatuan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan masyarakat Indonesia.

Kehadiran Presiden Joko Widodo semakin menambah semarak acara pembukaan. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya penyelenggaraan MTQ sebagai upaya untuk menguatkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh panitia penyelenggara, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital.

“MTQ bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi lebih dari itu, MTQ adalah momentum untuk kita semua kembali kepada Al-Qur’an, menghayati makna yang terkandung di dalamnya, dan mengamalkannya dalam kehidupan,” tegas Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Benarkah "Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi"? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Defile Meriah, Tampilkan Keanekaragaman Budaya

Salah satu momen yang paling dinantikan dalam acara pembukaan adalah defile kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. Setiap kontingen menampilkan keunikan budaya dan adat istiadat daerahnya masing-masing, sehingga menciptakan suasana yang meriah dan penuh warna. Defile ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya bangsa Indonesia.

Sejalan dengan perkembangan zaman, penyelenggaraan MTQ Nasional ke-30 juga semakin modern dengan pemanfaatan teknologi digital. Beberapa inovasi yang diterapkan antara lain penggunaan aplikasi e-MTQ, e-Maqra, dan e-Scoring. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyelenggaraan lomba.

Baca Juga :  Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Tema MTQ: Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an

MTQ Nasional ke-30 mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an untuk Bangsa yang Bermartabat di Bumi Nusantara”. Tema ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang beradab dan bermartabat, dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Diharapkan, penyelenggaraan MTQ Nasional ke-30 dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an dan pemahaman terhadap kandungannya. Selain itu, MTQ juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Islam dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru