Festival Nansarunai Jajaka 2024: Lahirkan Raden Ninu dan Putiri Bunsu Baru

- Jurnalis

Minggu, 1 September 2024 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Pemilihan Raden Ninu dan Putiri Bunsu tersebut terpilih sebagai Raden Ninu, Lovelo Christiano Montoya Binary sedangkan untuk Putiri Bunsu, Herlin Dwinanda Putri. Serta juga menyabet Favorit Media Sosial. Foto: 1tulah.com/zakirin

Pada Pemilihan Raden Ninu dan Putiri Bunsu tersebut terpilih sebagai Raden Ninu, Lovelo Christiano Montoya Binary sedangkan untuk Putiri Bunsu, Herlin Dwinanda Putri. Serta juga menyabet Favorit Media Sosial. Foto: 1tulah.com/zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Kabupaten Barito Timur kembali merayakan kekayaan budaya lokal melalui Festival Budaya Nansarunai Jajaka tahun 2024.

Acara yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Barito Timur ini berlangsung meriah di Panggung Ruang Terbuka Hijau Tamiang Layang pada Kamis (29/08/2024) lalu.

Salah satu sorotan utama dalam festival ini adalah pemilihan Raden Ninu dan Putiri Bunsu Barito Timur 2024. Ajang bergengsi ini bertujuan untuk mencari sosok pemuda-pemudi yang dapat menjadi duta pariwisata daerah dan menjadi representasi generasi muda Barito Timur.

Lovelo Christiano Montoya Binary dan Herlin Dwinanda Putri Sabet Gelar Tertinggi

Setelah melalui serangkaian penilaian, akhirnya terpilihlah Lovelo Christiano Montoya Binary sebagai Raden Ninu dan Herlin Dwinanda Putri sebagai Putiri Bunsu Barito Timur 2024. Tidak hanya itu, Herlin Dwinanda Putri juga berhasil meraih gelar Favorit Media Sosial.

Keduanya akan mengemban tugas sebagai duta pariwisata daerah, mempromosikan potensi wisata Barito Timur baik di tingkat lokal maupun nasional.

Baca Juga :  Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Nansarunai Jajaka: Lebih dari Sekadar Festival

Festival Nansarunai Jajaka bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal Barito Timur. Melalui festival ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah di kalangan generasi muda.

Selain pemilihan Raden Ninu dan Putiri Bunsu, festival ini juga menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Barito Timur, seperti tarian tradisional, musik daerah, dan pameran kerajinan tangan.

 

 

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Bartim, Herawani yang juga dewan juri kegiatan tersebut menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menghidupkan kembali Duta Wisata Bartim setelah empat tahun vakum karena covid.

“Setelah situasinya memungkinkan, maka kami melaksanakan kembali Duta wisata ini dengan nama Raden Ninu dan Putiri Bunsu,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar nantinya Raden Ninu dan Putiri Bunsu yang terpilih dapat mendampingi kegiatan yang ada di pariwisata untuk mempromosikan lokasi wisata. Baik itu wisata alam, wisata kuliner, wisata buatan, maupun wisata lainnya yang ada di Bartim.

Baca Juga :  Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya "Ganti Pemain" ke BUMN

Raden Ninu terpilih, Lovelo Christiano Montoya Binary, merasa bangga dan bahagia karena tidak menyangka bisa terpilih sebagai Raden Ninu.

“Kegiatan ini telah menjadikan saya menjadi lebih baik. Kedepan saya akan membantu mempromosikan Bartim, khususnya dibidang pariwisata,” tutur Lovelo.

Sementara Putiri Bunsu terpilih, Herlin Dwinanda Putri, menyampaikan kami akan berupaya mempromosikan dan mengembangkan pariwisata yang ada di Bartim baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Herlin Dwinanda Putri merupakan putri kedua dari pasangan Bapak Albert Hendri dan Ibu Evy Listyani, SP, baru menyelesaikan Kuliahnya di Jurusan perjalanan Pariwisata Universitas UKSW Salatiga.

“Harapannya wisata di Bartim bisa lebih dikenal dan berkembang, sehingga nantinya akan ramai dikunjungi baik wisatawan lokal maupun dari luar, sehingga akan berdampak positif dari sektor ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (zek)

Berita Terkait

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN
Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten
Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini
Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Berita Terbaru